Hukum & Kriminal

Terjaring Razia, 130 Pengunjung Kafe Sudimoro Diuji Swab, 1 Positif

Polresta Malang Kota gelar operasi yustisi saat PPKM Jilid II.

 

Malang (beritajatim.com) – Polresta Malang Kota melakukan operasi yustisi pada pekan terakhir Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid II. Sasaran operasi yustisi kali ini, beberapa kafe di kawasan Sudimoro, Kota Malang, Sabtu (7/2/2021).

Operasi yustisi pencegahan Covid-19 ini, dipimpin langsung oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata. Di kawasan ini mayoritas pengelola kafe melanggar ketentuan jam malam. Selain itu, jumlah pengunjung di atas 50 persen padahal sesuai aturan PPKM maksimal 25 persen pengunjung.

“Kita sudah sampaikan berulang kali, saat ini masih PPKM. Kita tidak mentolerir, kita melihat kafe masih buka di atas jam malam dan jumlah pengunjung masih di atas 50 persen. Padahal aturannya hanya 25 persen,” ujar Leonardus.

Tim gabungan langsung melakukan test swab antigen bagi pengunjung dan pengelola kafe yang terjaring razia. Total sebanyak 130 remaja harus menjalani swab antigen. Dari jumlah itu, satu remaja dinyatakan positif. Dia langsung dikirim ke rumah karantina atau safe house di Jalan Kawi Kota Malang.

“Kita tegaskan, kondisi kita tidak baik-baik saja karena masih pandemi. Hari ini ada 130 orang yang menjalani test swab antigen. Satu orang dinyatakan positif dan langsung dikirim ke Safe House di Jalan Kawi,” kata Leonardus.

Jumlah kasus harian di Kota Malang memang masih tinggi meski saat ini berstatus zona oranye. Bahkan, Kota Malang menjadi daerah dengan urutan kelima di Jatim untuk angka kasus positif Covid-19. Leonardus menegaskan meski PPKM jilid II segera berakhir mereka akan terus melakukan operasi yustisi.

“Sampai tengah malam ini kami melalukan edukasi ke masyarakat. Jadi tidak berhenti, PPKM atau tidak tetap jalan. Sudah komitmen kita akan terus mencari tempat yang melanggar demi menekan kerumuman,” tandas Leonardus. [luc/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar