Hukum & Kriminal

Tergugat Pastikan Pengangkatan Ketua RSDP Kediri Sesuai AD/ART

Saksi Budi Dharma memberikan keterangan dalam sidang Gugatan RSDP Kediri di Pengadilan Negeri Kediri.

Kediri (beritajatim.com) – Pengadilan Negeri Kota Kediri kembali menggelar sidang gugatan perbuatan melawan hukum terhadap pengurus Perkumpulan Rukun Sinoman Dana Pangrukti (RSDP) Kediri. Setelah penggugat, kali ini giliran pihak tergugat yang mengajukan saksi ke hadapan majelis hakim.

“Yang digugat disini bukan perkumpulanya, tetapi gugatan ditujukan ke pengurus yakni Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Mereka mengajukan gugatan pada pengurus dengan alasan pengurus saat ini tidak sah dan dianggap melakukan perbuatan melawan hukum. Hal ini yang akan kita buktikan didepan majelis hakim dengan menghadirkan bukti dan para saksi,” ujar Eddy Suwito, kuasa hukum tergugat, Rabu (6/5/2020).

Eddy Suwito mengatakan, awal mula gugatan terjadi karena adanya salah satu calon pengurus yang merasa keberatan dengan pembentukan pengurus perkumpulan. Oleh karena itu, dalam sidang gugatan ini pihaknya akan menunjukan jika pengurus di perkumpulan Rukun Sinoman Dana Pangrukti Kediri sah demi hukum.

Dengan menghadirkan para saksi dalam sidang, pihaknya berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan kepengurusan di Perkumpulan Rukun Dana Pangrukti Kediri yang telah sah demi hukum. Saksi tersebut adalah Budhi Darma yang juga anggota perkumpulan. “Besok rencana kita akan kembali hadirkan saksi dan sejumlah bukti pada majelis hakim,” imbuhnya.

Menurut Eddy, pengurus perkumpulan yang memiliki sekitar 1.600 orang anggota ini sudah sah demi hukum. Pasalnya, berdasarkan penetapan dewan formatur pada 27 Agustus 2018, sudah terbentuk dewan pengurus yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara serta dewan pengawas. Hasil pembentukan itu kemudian dinotariskan hingga didaftarkan ke Kemenkumham pada 11 April 2019.

“Disini hasilnya ditetapkan Pak Paulus sebagai Ketua Pengurus Perkumpulan. Kemudian berjalannya waktu, Pak Paulus mengundurkan diri dan mengangkat Pak Edi Laksamana menjadi ketua. Pengangkatan ini dilakukan melalui rapat pengurus. Karena untuk pengangkatan Pak Edi menjadi wewenang pengurus. Jadi sudah dikatakan sah,” jelasnya.

Pada aturan Anggaran Rumah Tangga (ART) perkumpulan pada Bab Anggota Pasal 2 menyebutkan bahwa jika anggota pengurus adalah anggota yang masih menjadi penasehat/pengawas/pengurus perkumpulan. Sehingga pengurus juga termasuk anggota. Sementara dalam Anggaran Dasar (AD) Perkumpulan Pasal 16 angka 3 huruf C menyebutkan, apabila terdapat lowongan anggota pengurus dalam antar waktu, maka bilamana diperlukan dapat diisi atas pengangkatan berdasarkan pada keputusan rapat pengurus.

“Dalam AD/ART Perkumpulan sebenarnya sudah dijelaskan semua. Aturan itu jangan sampai dipahami sepenggal-sepenggal. Jadi pengangkatan Pak Edi Laksmana menjadi ketua itu sudah sah dan menjadi wewenang pengurus melalui rapat pengurus,” jelasnya.

Terpisah, Bambang Giantoro yang juga menjadi saksi penggugat mengatakan, keberatan bila disangkut pautkan pada gugatan tersebut dengan tudingan sebagai penyebab timbulnya persoalan. Menurut Anggota DPRD Kota Kediri dengan menuding dirinya biang persoalan, dianggap sebagai upaya pengkaburan pokok permasalahan gugatan yaitu, kepengurusan yang dinilai melanggar AD/ART perkumpulan.

“Saya juga anggota, saya sendiri sebenarnya juga memiliki hak untuk menggugat. Jika keberatan saya dinilai menjadi awal masalah, itu hanya untuk mengaburkan pokok gugatan saja. Menurut saya mereka itu sudah salah mengartikan pengertian pengurus dan anggota pengurus dalam AD/ART perkumpulan,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa anggota Perkumpulan Rukun Sinoman Dana Pangrukti Kediri yaitu Ongko Wijoyo, Hari, Agus Setiawan dan Bambang Harsono menggugat pengurus perkumpulan. Gugatan Perdata tersebut dilayangkan di PN Kota Kediri. Penggugat menuntut agar kepengurusan dikembalikan pada ADART perkumpulan. Selain itu, dalam materi gugatan juga menuntut kerugian imaterial sebesar Rp 10 miliar, karena pengurus merugikan umat dengan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh ketua perkumpulan. [nm/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar