Hukum & Kriminal

Terekam Kamera Pengawas, Dua Residivis Curanmor Ditangkap Lagi

Surabaya (beritajatim.com) – Sejumlah warga binaan atau dikenal napi baru saja mendapatkan remisi. Tak sedikit napi yang bebas dan keluar penjara bisa hidup normal. Tapi ada juga mantan napi yang kembali memilih hidup di penjara dengan melakukan kejahatan.

Seperti yang dilakukan dua maling motor kembali tertangkap setelah terekam kamera pengawas. Kedua pelaku ketika beraksi terekam jelas dengan gamblang di video. Walhasil petugas kepolisian yang sudah mengantongi identitas daftar residivis pun langsung melakukan penangkapan.

Menurut data base kepolisian, keduanya diketahui bernama Iwan Mashudi (32) warga Jalan Sidorukun  Surabaya dan Giyanto (37) warga Jalan Sidorukun  Surabaya.

“Keduanya terekam kamera pengawas dan data base menyimpan seluruh identitas pelaku. Walhasil tanpa kesulitan petugas pun langsung melakukan pengamanan di rumah pelaku,” jelas Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, Iptu Made Gede Sutayana kepada beritajatim.com, Sabtu (5/9/2020).

Lebih lanjut Iptu Made menjelaskan, kedua pelaku ini sama-sama tinggal di Jalan Tambak Asri Gg. 11 Surabaya. Iwan adalah residivis kasus yang sama dan bebas pada 18 Agustus 2020 lantaran dapat remisi HUT Kemerdekaan RI. Sedangkan Gianto adalah pelaku 351 dengan kasus pencurian dan bebas pada awal amAgustus 2020 lalu.

Usai bebas kedua pelaku bukannya berkolaborasi mencari pekerjaan atau membuka usaha melalui nol. Mereka justru bersama melakukan tindak kejahatan dengan mencuri sepeda motor di Jalan Kupang Panjaan Surabaya pada 1 September 2020 lalu.

Saat itu, motor diparkir di teras kemudian ditinggal masuk kedalam rumah dan tidak berselang lama keponakan korban keluar mendapati kendaraan sepeda motor Honda Nopol L 5564 FO telah lenyap.

“Beruntung saat pelaku beraksi, aksinya terekam kamera pengawas yang ada di lokasi kejadian,” papar Kompol Argya Satrya Bhawana Kapolsek Tegalsari Surabaya.

Lanjut Argya, atas kejadian ini korban langsung melapor ke Polsek Tegalsari Surabaya. Petugas pun langsung menindaklanjuti guna mengungkapnya. Petugas yang mengantongi identitas kedua pelaku mengamankan keduanya beserta barang bukti.

“Barang bukti yang diamankan berupa, sepeda motor Honda Beat warna putih tahun 2014 Nopol L-4990-TB, helm, jaket, celana panjang, sandal, tas ransel warna biru tua, serta uang sebesar Rp 1.500.000. Polisi juga menyita,3 buah kunci L ujung pipih,1 buah kunci T, 1 buah kunci Y, 1 buah anak kunci sepeda motor Honda, Gerinda, dan kikir,” papar Argia. (man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar