Hukum & Kriminal

Terekam CCTV, Ini Wajah Pelaku Pengeroyokan dan Penusukan di Wonoayu Sidoarjo

Sidoarjo (beritajatim.com) – Suasana duka masih menyelimuti keluarga almarhum M Andre Firmansyah, warga Simo Angin-angin Kecamatan Wonoayu, yang menjadi korban penusukan sekelompok orang tak dikenal di depan minimarket Wonoayu Minggu (15/12/2019) malam.

Amalia Khasanah isteri korban, masih terlihat syok dan merasa kehilangan orang tercintanya. “Saya minta kasus ini diusut tuntas dan penusuk suami saya terungkap. Suami saya tidak bersalah,” ucapnya sedih Senin (16/12/2019).

Amalia menyebut, ciri-ciri orang mengeroyok suaminya adalah pria berambut cepak alias pendek. “Semua rambutnya cepak-cepak. Banyak yang tidak memakai topi, ada yang bertopi, memakai jaket. Jumlahnya banyak yang mengeroyok, ada kalau 10 orang,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sekitar pukul 19.10 WIB M Andre Firmansyah beserta istri Sdri Amalia Khasanah dalam perjalanan dari Kota Malang menuju ke Desa Simo Angin Angin Kecamatan Wonoayu dengan menaiki mobil Kijang Innova warna hitam Nopol W 1072 QD bersama isterinya.

Sesampainya dipertigaan embong malang Desa Cemengkalang Kecamatan Kota pada saat belok kiri arah ke Pasar Suko laju Mobil korban dipotong/dipepet oleh mobil Mitsubishi Pajero warna putih (Nopol tidak diketahui), kemudian korban tidak terima sehingga terjadilah kejar-kejaran.

Selanjutnya sekitar pada pukul 19.30 WIB korban bersama istrinya memutuskan untuk berhenti di Indomaret Wonoayu usai mobilnya digedor-gedor beberapa pengendara motor yang diduga teman sopir Mitsubishi Pajero.

Saat korban keluar dari mobil seketika itu didatangi teman teman pelaku yang mengendarai sepeda motor sebanyak kurang lebih 10 orang yang berpenampilan berambut cepak dan langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Dan salah satu pelaku yang mengendarai sepeda motor diduga  melakukan penusukan dengan menggunakan senjata tajam terhadap korban sehingga korban langsung jatuh tersungkur.

Setelahnya, pelaku pengemudi mobil Pajero dan teman temannya melarikan diri ke arah barat. Korban yang terlihat pucat, langsung di larikan ke puskesmas, kemudian dirujuk ke RS Delta Surya dan korban menghembuskan nafas terakhirnya. (isa/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar