Hukum & Kriminal

Kasus Penipuan Mobil Murah di Jombang

Terdakwa Divonis 9 Bulan, Kuasa Hukum: Sudah Sesuai

Suja'i SH, MH, kuasa hukum terdakwa kasus penipuan kendaraan murah

Jombang (beritajatim.com) – Terdakwa kasus penipuan jual beli mobil murah, Mutik (37), divonis 9 bulan penjara oleh majlis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jombang pada Kamis kemarin. Menanggapi vonis tersebut, kuasa hukum terdakwa, Suja’i SH, MH, mengatakan bahwa vonis tersebut sudah tepat dan sesuai.

“Vonis itu sudah pas. Terdakwa juga sudah menerima keputusan tersebut. Sekali lagi, vonis 9 bulan itu menurut kami sudah sesuai,” kata Suja’i ketika dikonfirmasi di halaman PN Jombang, Jumat (7/8/2020).

Suja’i beralasan, kliennya hanya boneka dalam kasus tersebut. Karena terdakwa juga menyetor ke seorang bos berinisial F. Ironisnya hingga saat ini F masih DPO (Daftar Pencarian Orang). Selain itu, dalam kasus tersebut Mutik juga sudah melakukan ‘perdamaian’ dengan korban.

“Dalam arti, terdakwa sudah mengembalikan uang pengganti kepada korban sebesar Rp 49 juta. Terdakwa juga masih memiliki dua anak yang masih butuh perawatan. Jadi menurut kami, vonis sembilan bulan penjara itu sudah sesuai,” kata Sujai mengulang.

Putusan sembilan bulan penjara tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU (Jaksa Penuntut Umum) sebelumnya, yakni 1,5 tahun. Sidang online ini diikuti Mutik dari Lapas Jombang. Sementara majelis hakim memimpin sidang dari PN Jombang yang dihadiri kuasa hukum terdakwa, Suja’i SH, MH. Sedangkan JPU mengikuti sidang dari Kejaksaan Negeri Jombang.

“Terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah dalam perbuatan melawan hukum dengan turut serta melakukan penipuan dalam pembelian kendaraan bermotor dan melanggar pasal 378 KUHP serta pasal 55 ayat 1 KUHP. Kami menjatuhkan hukuman selama 9 bulan penjara, dikurangi masa tahanan yang telah dijalani terdakwa,” kata Ketua Majelis Hakim PN Jombang Anry Widyo Laksono, saat membacakan amar putusannya.

Sidang kasus penipuan dengan terdakwa Mutik yang digelar secara online

Seperti diberitakan, Mutik warga Desa Brudu, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang dibekuk jajaran Satreskrim Polres Jombang, Jumat (28/2/2020). Ia ditangkap polisi dengan kasus penipuan pembelian kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua.

Modusnya, Mutik menawarkan harga murah di bawah pasaran untuk kendaraan baru. Namun pembeli harus melakukan pembayaran cash, dengan janji BPKB akan rampung setelah enam bulan sampai satu tahun. Namun, beberapa pembeli ditipu lantaran kendaraan baru itu dilakukan Mutik secara kredit sehingga pembeli harus ditagih debt collector. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar