Hukum & Kriminal

Terbukti Lakukan Perzinahan, Dokter-Bidan di Mojokerto Jadi Tersangka

Dokter ARP (baju putih) saat menjalani pemeriksaan pasca pengerebekan beberapa waktu lalu. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pasangan dokter – bidan yang digerebek beberapa waktu lalu oleh suami sendiri, yakni anggota polisi di Mojokerto akhirnya ditetapkan tersangka. Keduanya ditetapkan menjadi tersangka setelah terbukti melakukan tindak pidana perzinahan.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto AKP Ade Warokka membenarkan penetapan tersangka kepada bidan dan dokter itu. “Dari gelar perkara, penyidik sepakat keduanya ditetapkan sebagai tersangka,” ungkapnya, Sabtu (12/10/2019).

Masih kata Kasat, dokter orthopedi tulang belakang ARP dan bidan MAD ditetapkan sebagai tersangka sejak, Jumat (11/10/2019) sore. Penetapan tersangka keduanya berdasarkan keterangan saksi ahli dan alat bukti yang ada, yakni hasil visum.

“Adanya swap pada organ intim tersangka menjadi bukti dia baru saja melakukan hubungan suami istri. Keterangan ahli, yaitu dokter RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo, mereka habis melakukan hubungan suami istri. Saksi ahli inilah yang menerbitkan visum,” katanya.

Kasat menjelaskan, meski sudah menetapkan keduanya tersangka, namun polisi belum melakukan pemeriksaan pada keduanya. Menurutnya, polisi akan memanggil keduanya untuk dilakukan pemeriksaan pada, Selasa (15/10/2019).

Tersangka ARP dijerat Pasal 284 ayat (1) KUHP tentang Perzinahan, sedangkan bidan MAD dijerat pasal 284 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 bulan penjara. Keduanya digerebek oleh suami tersangka pada, Senin (30/9/2019).

Keduanya digerebek di Perumahan Villa Royal Regency Blok E10, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Tersangka MAD adalah istri Brigadir KN yang merupakan anggota Polsek Puri, Kabupaten Mojokerto dengan dua anak.

MAD bertugas di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto sebagai bidan sejak 2016. Sementara tersangka ARP merupakan dokter spesialis orthopedi tulang belakang di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo. Pria satu anak ini diangkat menjadi PNS Pemkot Mojokerto pada 2013. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar