Hukum & Kriminal

Terbukti Lakukan Korupsi Dana Jasmas, Terdakwa Setiawan Tjong Dihukum 6 Tahun

Surabaya (beritajatim.com) – Agus Setiawan Tjong, terdakwa kasus korupsi proyek pengadaan barang jasmas yang dikucurkan dari dana hibah Pemkot Surabaya tahun 2016 divonis pidana penjara selama enam tahun oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya, Rabu (31/7/2019).

Agus Setiawan Tjong dianggap telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dengan enam anggota DPRD Kota Surabaya, yakni Darmawan, Sugito, Dini Rinjati, Ratih Retnowati, Binti Rochma dan Saiful Aidy.

“Majelis tidak menemukan alasan hal hal yang dapat membebaskan terdakwa. Oleh karena itu terdakwa Agus Setiawan Tjong haruslah dijatuhi hukuman,”kata Andreano selaku hakim anggota dalam amar putusannya.

Menurut majelis hakim, terdakwa Agus Setiawan Tjong telah memenuhi unsur tindak pidana korupsi, diantaranya unsur barang siapa, unsur perbuatan melawan hukum, unsur merugikan keuangan negara, sebagaimana dalam dakwaan primer jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejari Tanjung Perak.

“Hal yang memberatkan terdakwa berbelit-belit, tidak mendukung program pemerintah. Sedangkan yang meringankan terdakwa tidak pernah dihukum,”sambung hakim Andreano.

Usai pertimbangan hukum dibacakan oleh hakim anggota Andreano, pembacaan amar putusan dilanjutkan oleh ketua majelis hakim Rochmad yang menerima surat dakwaan JPU dan menolak nota pembelaan yang diajukan terdakwa Agus Setiawan Tjong dan tim penasehat hukumnya.

“Mengadili, menghukum terdakwa Agus Setiawan Tjong dengan pidana penjara selama 6 tahun, denda Rp 20 juta, subsider 6 bulan kurungan,”ucap hakim Rochmad.

Tak hanya itu, Majelis hakim juga menjatuhkan pidana uang pengganti sebesar Rp 4,9 miliar.

“Apabila dalam waktu satu bulan sejak putusan pengadilan memiliki kekuatan hukum tetap tidak dibayar, maka diganti pidana penjara selama 2 tahun,”sambung hakim Rochmad.

Vonis majelis hakim ini langsung disambut perlawanan oleh terdakwa Agus Setiawan Tjong yang langsung menyatakan banding.

“Saya banding pak, karena pertimbangannya keliru,”kata terdakwa Agus Setiawan Tjong menjawab pertanyaan hakim Rochmad. [uci/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar