Hukum & Kriminal

Terbongkar, Sabu dari Malaysia Diselundupkan Lewat Tanjung Perak

Petugas Polres Tanjung Perak, Surabaya saat gelar perkara kasus penyelundupan sabu, Kamis (20/5/2021). [Manik Priyo Prabowo]

Surabaya (beritajatim.com) – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya membongkar pengiriman sabu-sabu dari Malaysia. Barang haram tersebut dikirim melalui jasa ekspedisi kapal laut. Dua orang diamankan dalam kasus ini, yakni MT dan SR.

Kapolres Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis Setyaningrum menjelaskan, petugas Bea dan Cukai mencurigai adanya paket di balik pembungkus teko. Sebab, saat dilakukan pemindaian barang melalui X-Ray, dalam teko terdapat aluminium foil.

“Berdasar kecurigaan ini petugas Bea dan Cukai memanggil kami. Sebelum dibuka dan dicek, kita melakukan pendataan pengirim dan penerima. Selanjutnya saat hendak diambil penerima, petugas langsung menyergap para pelaku,” jelasnya saat gelar perkara kasus penyelundupan sabu di Mapolresta, Kamis (20/5/2021).

MT dan SR tak berkutik usai mengambil paket kiriman dari Malaysia ini. Dia langsung diamankan petugas Bea Cukai Tanjung Perak bersama Polres setempat. Di hadapan pelaku, petugas membuka paket kotak sekitar panjang 50 cm dan tinggi 40 cm ini.

Benar, saat dilakukan penggeledahan ada teko listrik hitam dan di dalamnya ada benda terbungkus aluminium. Saat dibuka, ternyata ada serbuk kristal putih yang kuat dugaan adalah sabu. “Dari situ kita yakin bahwa sabu ini hendak dikirim ke Pulau Madua. Para pelaku diminta mengambil dan mengirimkan barang tersebut. Jika berhasil akan dapat imbalan Rp 2 juta,” lanjut Ganis.

Lebih lanjut, Ganis menjelaskan, para pelaku ini mengaku bahwa sabu tersebut merupakan kiriman dari rekan mereka yang berada di Malaysia. Kotak koli nomor resi KJ2103071673 yang juga berisi sabu dua kemasan aluminium foil seberat 898 gram ini akan dikitim ke Batu Mar Mar Pamaekasan.

“Para pelaku dijerat pasal 112 Jo 114 tentang penyalagunaan narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun penjara atau seumur hidup,” pungkas Ganis. [man/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar