Hukum & Kriminal

Temukan Tas di Jalan, Pemuda Kediri Berurusan dengan Polisi

Kediri (beritajatim.com) – Bila menemukan barang milik orang lain sudah sepatutnya dikembalikan. Jangan meniru Satriyawan Eka Putra. Pemuda asal Lereng Gunung Kelud itu harus berurusan dengan pihak yang berwajib, karena berusaha memiliki barang temuan.

Satriyawan diringkus Unit Resmob Satreskrim Polresta Kediri dari rumahnya di Dusun Badek, Desa Sepawon, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Penangkapan Satriyawan bermula dari laporan Della Anjani (24) warga Jl. Himalaya 1/3 Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Awalnya, Senin 9 Maret 2020 sekira pukul 18.30 WIB, korban melintas di Jembatan Brawijaya, Kota Kediri. Tiba-tiba tas miliknya terjatuh. Tas itu berisi HP xiaomi MI4C warna putih, HP Oppo A31 warna hitam, ATM CIMB, SIM c atas nama pelapor, 2 buah liquid dan catride.

Setelah korban sadar bahwa tas miliknya jatuh di Jembatan Brawijaya, dia berusaha mencari. Namun sayang, tas tersebut tidak ditemukan. Atas kejadian itu, Della melaporkannya ke Polresta Kediri.

Unit Resmob mendapatkan informasi bahwa orang yang diduga melakukan pencurian adalah Satriyawan. Setelah dilakukan penyelidikan ternyata dugaan tersebut benar. “Kemudian yang bersangkutan diamankan oleh unit Resmob Polres Kota Kediri di rumahnya,” kata Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamasudi, Rabu (1/4/2020).

Dari penangkapan itu, Petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranta, 1 (satu) buah HP merk OPPO type A31, warna hitam, 1 (satu) buah HP merk XIOMI type MI4C, warna putih, 1 (satu) buah tas, 1 (satu) buah ATM CIMB dan 1 (satu) buah SIM C atas nama pelapor. [nm/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar