Hukum & Kriminal

Sepekan PPKM Digelar

Tempat Usaha di Mojokerto Masih Banyak yang Buka

Operasi Yustisi yang digelar Polresta Mojokerto, Kamis 21/1/2021).

Mojokerto (beritajatim.com) – Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah diterapkan satu pekan yang lalu, namun pelanggaran protokol kesehatan di wilayah hukum Polresta Mojokerto masih banyak. Tempat usaha juga masih buka di malam hari.

Sebanyak 112 orang pelanggar protokol kesehatan terjaring Operasi Yustisi yang digelar Polresta Mojokerto beserta tiga pilar Polres dan Polsek jajaran di hari ke-7, Kamis (21/1/2021) kemarin. Empat tempat usaha di Kota Mojokerto diberikan sanksi lantaran buka di atas pukul 20.00 WIB.

Seperti warung kopi (warkop), warung makan dan toko bonek. Keempat tempat usaha tersebut dilakukan penindakan berdasarkan Perwali Nomor 55 Tahun 2020. Sementara sebanyak 112 orang pelanggar protokol kesehatan diberikan sanksi tipiring (tindak pidana ringan).

Operasi Yustisi yang digelar Polresta Mojokerto, Kamis 21/1/2021).

 

KBO Reskrim Polresta Mojokerto, Iptu K Hidayat mengatakan, Operasi Yustisi Protokol Kesehatan digelar Polresta Mojokerto bersama tiga pilar polres dan Polsek jajaran di wilayah hukum Polresta Mojokerto sesuai Inmendagri Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPKM.

“Pagi hari, terjaring 53 orang pelanggar. Sore hari sebanyak 21 orang pelanggar dan malam hari sebanyak 38 orang pelanggar sehingga total ada 112 orang pelanggar protokol kesehatan,” ungkapnya, Jumat (22/1/2021). [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar