Hukum & Kriminal

Taruhan Pilkades di Mojokerto, 3 Warga Diamankan

Ketiga pelaku perjudian taruhan pemenang Pilkades yang diamankan petugas. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Satuan Tugas (Satgas) Penegakkan Hukum (Gakkum) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Satreskrim Polres Mojokerto mengamankan tiga pelaku judi Pilkades serentak 2019 di Kabupaten Mojokerto. Dua pelaku warga Mojokerto, sementara satu pelaku warga Sidoarjo.

Ketiga pelaku masing-masing yakni, Jali (44) dan Pakeh (54) warga Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto serta Sutrisno (57) warga Desa Kepadangan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Ketiganya diamankan pada, Rabu (23/10/2019) sekira pukul 01.00 WIB.

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, Polres Mojokerto telah mengamankan tindak pidana perjudian ditemukan di Desa Srigading, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. “Dengan barang bukti Rp10 juta, pelaku tiga orang dan sekarang diamankan untuk proses hukum,” ungkapnya, Kamis (24/10/2019).

Masih kata Kapolres, para pelaku berkomunikasi melalui handphone (HP) dan tertangkap tangan petugas sedang melakukan judi Pilkades. Salah satu pelaku bertindak sebagai perantara, setelah berhasil diamankan, para pelaku mengakui perbuatannya.

“Ini membuktikan komitmen kami dari awal tidak ada toleransi terkait seluruh tindak pidana Pilkades terutama perjudian,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Muhammad Sholihin Fery menambahkan, petugas mendapatkan informasi terkait adanya dugaan perjudian taruhan pemenang Pilkades di Desa Srigading di Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

“Petugas langsung melakukan penyelidikan dan didapat informasi jika pelaku Pakeh sebagai perantara dalam perjudian. Petugas kemudian mengikuti dan pada Rabu dini hari, dilakukan penangkapan terhadap Pakeh dan Jali. Dari keduanya, didapat barang bukti,” jelasnya.

Diantaranya, dua HP merk Nokia warna putih dan biru, satu lembar kertas bertuliskan taruhan Rp10 juta antara Polo Nur atau mantan lurah Lek’an dan uang tunai sebesar Rp10 juta. Ketiga pelaku dijerat Pasal 303 ayat (1) ke 1e, 2e dan 3e KUHP Jo Pasal 303 bis (1) KUHP Jo Undang-undang Nomor 7 Tahun 1974 tentang Perjudian.

Dalam Pilkades Srigading, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto terdapat tiga Calon Kepala Desa (Cakades). Nomor urut 1, Hasanudin mendapatkan 320 suara, nomor urut 2, Ali Mustofa mendapatkan 493 suara dan nomor urut 3, Nur Asadi mendapatkan 379 suara.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) Desa Srigading sebanyak 1.280 pemilik dengan jumlah suara sah sebanyak 1.192 suara, suara tidak sah sebanyak 12 suara dan pemilih tidak datang melakukan pemungutan suara sebanyak 76 pemilih. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar