Hukum & Kriminal

Tanpa Masker di Warung, Para Remaja Ini Dihukum Hafalkan Pancasila

Tuban (beritajatim.com) – Petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban kembali melakukan razia dengan menertibkan sejumlah pemilik dan pengunjung warung kopi serta para remaja yang sedang nongkrong di tempat umum tanpa menggunakan masker, Senin (1/6/2020).

Dalam razia kali ini petugas dari Satpol PP Kabupaten Tuban itu masih menemukan adanya sejumlah remaja maupun pemuda yang sedang ngopi di warung kedapatan tidak memakai masker. Tak hanya itu, sejumlah remaja yang tak pakai masker itu ternyata juga tak hafal Pancasila saat diberikan hukuman oleh petugas Satpol PP Tuban itu.

Pantauan beritajatim.com di lapangan, kegiatan razia untuk menertibkan warga yang tidak memakai masker di tengah-tengah Pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir ini sejumlah petugas Satpol PP menyisir sejumlah warung kopi yang ada di Kota Tuban. Tujuannya adalah menindak mereka yang sedang nongkrong di warung tanpa memakai masker.

“Hari ini kita lakukan penertiban terhadap warga masyarakat yang keluar rumah tidak menggunakan masker. Kita sisir sejumlah warung kopi dan juga tempat ngonkrong,” terang Heri Muharwanto, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tuban.

Ketika mendatangi sejumlah warung kopi yang ada di kawasa tengah Kota Tuban itu, petugas berhasil mendatapi sejumlah remaja yang kedapatan tertangkap tangan tidak memakai masker. Mereka yang tidak memakai masker langsung dilakukan pembinaan di lokasi dan mereka dihukum untuk menghafalkan Pancasila.

Namun, ternyata para saat diminta untuk menghafalkan Pancasila di depan warung tempat mereka nongkrong, para remaja dan juga pemuda terlihat langsung Glagapan dan grogi. Beberapa remaja yang tertangkap razia tersebut ternyata tidak hafal butir-butir Pancasila dan harus beberapa kali mengulangi untuk bisa mengucapkan Pancasila dengan benar.

“Mengingat hari ini adalah peringatan Hari Lahir Pancasila, maka mereka yang tidak pakai masker kita hukum menghafal Pancasila. Mereka ternyata masih ada yang tidak hafal Pancasila. Setelah berhasil menghafal kemudian kita kasih masker,” tambah Heri Muharwanto, yang ikut dalam kegiatan razia itu.

Sementara itu, kegiatan razia untuk penertiban warga yang keluar rumah tanpa dengan menggunakan masker tersebut dilakukan oleh petugas Satpol PP untuk menegakkan Peraturan Bupati (Perbup) guna mencegah penyebaran dan memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Tuban. Adapun diantara saksi yang diberlakukan jika tertangkap tidak memakai masker saat keluar rumah itu mereka bisa mendapatkan hukuman sosial. “Kita akan terus melakukan penertiban ini untuk menertibkan mereka yang tidak pakai masker. Kita meminta warga masyarakat saat keluar rumah harus menggunakan masker,” pungkasnya.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar