Hukum & Kriminal

Diduga Tarik Fee Proyek

Tangkap Pejabat Disdik, Kejari Sampang Sita Uang Rp 75 Juta

Sampang (beritajatim.com) – Pejabat Disdik (Dinas Pendidikan) Sampang yang ditangkap Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat berinisial AR. Dia adalah Kasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sekalah Dasar (SD) di lingkungan dinas tersebut.

Hal itu diketahui setelah Kejari melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan. Kejakaan juga menyegel salah satu ruang yang ada di Disdik Sampang. Penangkapan AR berlangsung pukul 09.00 WIB di sekitar lokasi proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SD Negeri Banyuayar 2, Rabu (24/7/2019).

“Saat penangkapan, kami menemukan uang tunai Rp 75 juta beserta tiga buku tabungan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang, Maskur, ketika dikonformasi.

Maskur menjelaskan, penangkapan AR karena yang bersangkutan diduga terlibat penarikan fee proyek pembangunan RKB SD Negeri Banyuanyar.

Fee proyek yang diminta oleh AR terkait pembangunan RKB SDN Banyuanyar 2. Proyek tersebut bersumber dari dana APBN sebesar Rp 1,4 miliar. Sebenarnya fee yang diminta bukanlah Rp 75 juta tetapi sebesar 12 persen dari nilai pembangunan. Tapi oleh pihak rekanan baru dibayar Rp 75 juta. Selain itu, seharusnya pembangunan RKB tersebut dikerjakan swakelola, namun kenyatannya dikerjakan oleh rekanan atau kontraktual,” ujarnya.

Masih kata Maskur, selain uang dan tiga buku tabungan, petugas juga menyita satu unit mobil CRV milik AR serta buku catatan penarikan fee.  “Sebenarnya AR ini sudah ditetapkan tersangka dalam kasus lain, nah sekarang bertambah dengan kasus penarikan fee proyek,” tandasnya. [sar/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar