Hukum & Kriminal

Penipuan Modus Jual Beli Kendaraan

Tangkap Ibu Rumah Tangga, Polisi Sita 8 Mobil dan 9 Motor

Pelaku penipuan dengan modus jual beli kendaraan digelandang petugas untuk menjalani pemeriksaan di Polres Jombang, Jumat (28/2/2020). [Foto/Yusuf Wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – Petugas Polres Jombang menangkap seorang ibu rumah tangga bernama Munik (38), warga Desa Brudu, Kecamatan Sumobito. Perempuan ini diduga melakukan penipuan dengan modus jual beli kendaraan, baik itu mobil maupun sepeda motor. Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa delapan unit mobil.

Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan menjelaskan, dalam menjalankan aksinya tersangka menawarkan sejumlah kendaraan bermotor baik itu mobil atau sepeda motor dengan harga murah secara tunai. Namun itu hanya untuk mengelabuhi pembeli.

Karena pada pratiknya ternyata kendaraan yang sudah dibeli korban ada yang dikirim dan ada yang belum. Kemudian ada beberapa korban yang sudah mendapatkan kendaraan, tapi tetap ditagih pembayaran oleh leasing. “Pembeli memberikan uang secara tunai, tapi pelaku membelikannya secara kredit. Salah satu modusnya seperti itu,” kata Kapolres Jombang saat merilis kasus tersebut, Jumat (28/2/2020).

Boby mengungkapkan, banyak korban yang tergiur dengan aksi pelaku. Pasalnya, Munik menawarkan kendaraan baru kepada calon pembeli dengan harga jauh dibawah harga pasaran.

“Hal itulah yang membuat para korban tertarik untuk membeli mobil atau motor daritersangka. Sehingga korban menyerahkan sejumlah uang sesuai dengan kesepakatan untuk membeli kendaraan yang dijanjikan,” sambungnya.

Kapolres merinci, ihaknya menyita delapan unit mobil dari tangan pelaku. Di antaranya, Toyota Innova S-1409-ZR, dua Unit Datsun S 1526-SQ dan S-1776-ZSM, NISSAN S-1264-SQ, dua Unit Toyota Yaris S-1740- ZQ dan S-1067-ZR, Mitsubishi Xpander S-1553-ZU, Espas S-9423 WE, serta satu Honda Brio S-1217-N.

Selain itu juga menyita sembilan unit sepeda motor. Rinciannya, tujuh unit Honda Vario dengan nopol S-4319-WAA, S-3397 OAF, S-3572-OAC, S-6337-WAC, S-4692-OAB, S-4539-WAB, serta S-4794-WL. Kemudian satu unit Honda PCX S-4586-WA dan satu unit Honda Beat S-5534-QAA.

“Seluruh kendaraan tersebut kita sita sebagai barang bukti. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 378 dengan ancaman hukuman pidana empat tahun penjara. Kasus ini terus kita kembangkan, karena ada dugaan keterlibatan pelaku lain,” pungkasnya. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar