Hukum & Kriminal

Peringatan Hari Anti Korupsi di Kabupaten Kediri

Tanamkan Pendidikan Karakter Anak Melalui Lomba Cerdas Cermat

Kediri (beritajatim.com)  – Masih dalam rangkaian lomba cerdas cermat tingkat SMP/ MTs negeri dan swasta se-Kabupaten Kediri. Kegiatan yang digelar oleh Kejaksaan Negeri Kab. Kediri bekerja sama dengan Kemenag Kab. Kediri dan Dinas Pendidikan Kab Kediri ini memasuki hari keempat babak penyisihan grup yang dimulai sejak 18 November 2019.

Lomba yang digelar dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi ini berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan ini bertempat di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri. Di babak penyisihan hari ini hadir 16 kelompok yang dibagi menjadi 4 sesi dan setiap sesi diisi oleh 4 kelompok. Tiap sesi hanya meloloskan 1 kelompok saja.

Sebelum lomba dimulai, di luar ruangan tampak para guru pembimbing dan para peserta membawa buku serta bahan materi untuk dipelajari lebih mendalam, supaya persiapan lebih matang ketika perlombaan berlangsung dan bisa lolos pada babak berikutnya.

Lomba dimulai. Setiap sesi berisikan 4 kelompok yang mendapatkan 2 pertanyaan wajib dan 7 pertanyaan rebutan. Suasana di dalam ruang tampak tegang dan serius, akan tetapi para peserta sangat bersemangat dan antusias mengikuti lomba ini.

Hari ini kelompok yang lolos ke babak berikutnya adalah SMPN 1 Ngasem, SMPN 1 Mojo, SMPN 1 Pagu dan SMPN 1 Plemahan. Babak berikutnya akan digelar pada tanggal 28 November 2019. Pembimbing dari SMPN 1 Mojo, Nining Erna Ningsih menjelaskan persiapan yang dilakukan untuk mengikuti perlombaan ini.

“Dari dua pembimbing membagi materi dan membuat soal-soal, kemudian diberikan kepada anak didik. Materi yang kami buat terkait korupsi, undang-undang, kejaksaan, KPK, dan lainya,” jelas Nining Guru IPS ini.

Pembimbing kedua dari SMPN 1 Mojo, Ida Ariani berharap kedepannya tidak berfokus pada peringatan hari anti korupsi saja, akan tetapi yang terpenting adalah bagaimana mengimplementasikan di kehidupan kita sehari-hari.

Terutama bagi para pemangku kekuasaan yang diharapkan bisa memberikan contoh pada masyarakat dan generasi penerus bangsa. “Yang paling utama adalah membentuk karakter anak bangsa untuk tidak korupsi,” kata guru PPKN tersebut.

Selanjutnya Halwa Wahidah, peserta lomba dari SMPN 1 Mojo merasa senang dapat mengikuti kegiatan ini. “Tadi waktu menjalani lomba saya dredeg dan tegang. Untuk persiapannya, saya belajar di malam hari dengan hafalan setiap materi yang diberikani guru pembimbing,” katanya.

Halwa juga berterima kasih kepada kedua orang tuanya yang telah mendukung dan mendoakannya sehingga bisa lolos ke babak selanjutnya. “Matur suwun dungone bapak kalih ibuk serta dukungannya. Untuk persiapan babak selanjutnya saya akan tingkatkan lagi hafalan saya dan tidak lupa untuk berdoa,” tambah Halwa. [adv kominfo/nng]





Apa Reaksi Anda?

Komentar