Hukum & Kriminal

Tak Terima Dituduh Curi Cangkul, Warga Pulau Kangean Nekat Bunuh Tetangga

Sumenep (beritajatim.com) – MT (inisial), warga Desa Kolo-kolo, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, tega membunuh BM (inisial) yang masih tetanvganya sendiri.

“Tersangka dendam kepada korban, karena dituduh telah mencuri cangkul milik korban,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman, Rabu (21/10/2020).

Peristiwa sadis itu berawal ketika korban menegur tersangka, dan menuduh telah mencuri cangkulnya. Tersangka tidak terima dengan tuduhan itu. Akibatnya, terjadi cekcok mulut antara korban dan tersangka. Sejak saat itu, tersangka menaruh dendam terhadap korban.

Dua hari berikutnya, tersangka pergi ke kebunnya dan mengambil kayu pohon jambu mente yang telah kering. Kayu itu kemudian dibawanya menuju ke musholla yang biasa ditinggali korban.

Ternyata benar, setiba di musholla itu, tersangka melihat korban sedang tidur di balai-balai (lencak dari bambu: red) dengan bertelanjang dada. Korban hanya mengenakan sarung. “Tersangka kemudian mendekat pada korban dan memukulkan kayu pohon mente yang dibawanya, ke pala bagian kiri korban hingga luka robek,” ungkap Darman.

Namun korban masih bisa bergerak dan membalikkan badan ke kanan. Melihat korban masih hidup, tersangka kembali memukulkan kayu itu ke kepala korban, memgenai pelipis kiri dan menimbulkan luka robek yang cukup dalam.

“Akibat pukulan kayu kedua itu, korban mengeluarkan banyak darah. Melihat korban sudah tidak bergerak, tersangka pun pergi meninggalkan korban dalam kondisi telungkup berlumuran darah,” paparnya.

Tersangka kemudian membuang kayu yang digunakan untuk memukul korban ke kebun miliknya. Setelah itu, tersangka pulang ke rumahnya untuk beristirahat, seolah tidak terjadi apa-apa. “Pengakuan tersangka, ia melakukan itu pada korban, niatnya hanya ingin memberi pelajaran karena korban telah menuduhnya mencuri cangkul,” ujar Darman

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 340 subsider 338 subsider 351 ayat (3) KUH Pidana, yakni pembunuhan berencana. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar