Hukum & Kriminal

Tak Pakai Masker, Puluhan Warga Langsung Disidang dan Bayar Denda di Tempat

Tuban (beritajatim.com) – Sebagai salah satu upaya untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan khususnya pemakaian masker saat melakukan aktivitas di luar rumah, petugas gabungan dari Polres Tuban, Kodim 0811, Satpol PP, Kejaksaan Negeri Tuban dan Pengadilan Negeri (PN) serta Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban menggelar operasi Yustisi Protokol Kesehatan, Senin (14/9/2020).

Dalam kegiatan yang berlangsung di simpang empat Kembang Ijo, Kota Tuban itu para warga yang kedapatan tidak memakai masker saat berada di luar rumah langsung dilakukan penindakan dengan menjalani sidang di tempat. Terdapat puluhan warga yang langsung harus membayar denda Rp 100 ribu dari pada harus menjalani hukuman kurungan lantaran tidak memakai masker itu.

Kegiatan operasi Yustisi dalam rangka penerapan protokol kesehatan itu melibatkan puluhan personil gabungan dari tim gugus percepatan penanganan Covid-19 Tuban yang di sebar di jalan raya simpang 4 Kembang Ijo, Kota Tuban itu. Yakni petugas mencari para pengendara yang tidak pakai masker mulai dari jalan Pramuka, Jalan Basuki Rahmad, jalan Sunan Kalijogo, dan jalan Diponegoro, Tuban.

“Kegiatan pagi ini adalah Operasi Yustisi, jadi kalau ada yang melanggar protokol kesehatan langsung sidang di tempat,” terang H Fathul Huda, Bupati Tuban yang hadir dalam kegiatan pelaksanaan operasi Yustisi penegakan protokol kesehatan itu.

Bupati menjelaskan, bahwa kegiatan Sidang di tempat tersebut sengaja diterapkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan. Pasalnya, saat ini kasus covid-19 di Kabupaten Tuban terus bertambah dan sampai saat ini secara komulatif jumlahnya mencapai 440 orang dengan jumlah 60 orang masih dalam perawatan.

“Ini adalah bentuk edukasi kepada masyarakat supaya masyarakat di Tuban ini bisa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Karena kondisi Tuban saat ini semakin hari belum ada tanda-tanda penurunan, lalu ada tambah yang positif,” tambahnya.

Adapun dalan operasi kali ini, petugas melakukan pemantauan terhadap para pengendara yang melintas di jalan tengah Kota Tuban itu baik kendaraan mobil maupun kendaraan sepeda motor. Dari hasil razia ini sebagian besar mereka yang terjaring razia adalah para pengemudi maupun penumpang mobil yang melintas di jalan tersebut, termasuk ada rombongan yang berasal dari luar Tuban.

Dalam persidangan langsung di tempat itu sidang dipimpin oleh Hakim dari Pengadilan Negeri Tuban dan terdapat sebanyak 27 orang pelanggar protokol kesehatan yakni tidak memakai masker yang terjaring razia itu. Mereka kemudian langsung membayar denda sebesar Rp 100 ribu setelah mendapatkan keputusan dari Hakim atas pelanggaran mereka.

Sementara itu, AKBP Ruruh Wicaksono, Kapolres Tuban yang ikut hadir dalam operasi itu menyatakan bahwa kegiatan Operasi Yustisi itu akan terus dilakukan secara berkala. Sehingga masyarakat di Kabupaten Tuban ini supaya benar-benar bisa patuh terhadap protokol kesehatan dalam setiap melakukan aktivitasnya di luar rumah.

“Mudah-mudahan dengan adanya sidang di tempat ini supaya bisa memberikan efek jera bagi masyarakat tidak patuh protokol kesehatan dan bisa menurunkan jumlah masyarakat yang terconfrim covid-19 ini. Kegiatan ini akan kita laksanakan secara berkala dengan sasaran yang berbeda-beda,” ungkap AKBP Ruruh Wicaksono, Kapolres Tuban di sela-sela kegiatan itu.[mut/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar