Hukum & Kriminal

Tak Pakai Masker Puluhan Warga Kota Gresik Disanksi Sosial

Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 61 warga Kota Gresik, dijatuhi sanksi kerja sosial karena kedapatan tak mengenakan masker sewaktu beraktivitas di luar rumah. Mereka yang terkena razia disuruh menyapu di jalan.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik, Abu Hasan mengatakan, sanksi sosial itu diberlakukan setelah Perbup nomor 22 tahun 2020 tentang Pedoman Menuju Normal Baru dan Antisipasi Penyebaran Covid-19 diterbitkan. “Di Perbup itu ada dua sanksi yakni denda Rp 150 ribu dan sanksi sosial,” katanya, Jumat (19/06/2020).

Ia menjelaskan, pemberian sanksi sosial itu sesuai dengan Perbup nomor 22 tahun 2020. Untuk itu, dirinya menghimbau kepada warga supaya tidak seenaknya beraktivitas diluar tapi tidak mengenakan masker. “Kami akan terus lakukan penindakan terhadap warga yang tidak menggunakan masker,” paparnya.

Pemberian sanksi ini lanjut Abu Hasan, untuk memberikan efek jera bagi warga agar tidak melakukan pelanggaran, sekaligus upaya menegakkan Perbup 22 tahun 2020.

Diakui Abu Hasan, razia seperti ini tidak hanya dilakukan sekali ini saja. Tapi, dilakukan secara kontinyu. Utamanya, di area publik seperti pasar, restoran maupun mall. “Intinya kami tidak hanya berhenti sampai disini saja. Razia terus digalakkan supaya warga terbiasa dengan budaya baru transisi menuju new normal. Tetap pakai masker, sering mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak atau physical distancing,” pungkasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar