Hukum & Kriminal

Tak Pakai Masker, Pengendara Langsung Putar Balik

Sejumlah kendaraan putar balik, sebab pengendaranya kedapatan tak pakai masker. (Foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Satgas Penangan Covid-19 Ponorogo akhirnya menindak tegas bagi pengendara yang tidak memakai masker saat akan memasuki kecamatan kota di Ponorogo. Mereka yang tidak memakai masker, langsung disuruh putar balik tidak boleh sampai ketujuannya, sebelum yang bersangkutan memakai masker.

“Dasar kami jelas, yakni sesuai surat edaran bupati nomor 1039 tanggal 1 April 2020, tentang kewajiban pakai masker bagi seluruh masyarakat Ponorogo,” kata Kalaksa BPBD Ponorogo Imam Basori, Senin (4/5/2020).

Imam Basori yang juga merupakan anggota satgas penanganan Covid-19 itu mengatakan, bahwa sebelumnya pihaknya sudah melakukan operasi simpatik terhadap masyarakat. Yakni dengan sosialisasi dengan pengeras suara berkeliling kota. Selain itu kalau ada pengendara atau warga yang tidak pakai, akan diberi masker. “Operasi simpatik itu berlangsung hanya 3 hari. Setelah itu dilakukan operasi penindakan,” katanya.

Operasi penindakan warga atau pengendara yang tidak memakai masker tersebut, dilakukan dibeberapa titik yang menuju masuk ke kota, salah satunya di perempatan pasar pon. Imam menyebut tidak ada sanksi yang diberikan, namun warga atau pengendara itu disuruh putar balik jika Dia kedapatan tidak memakainya.
“Tidak ada sanksi, hanya disuruh putar balik saja,” katanya.

Karena bertepatan bulan Ramadan, operasi ini dilakukan pada sore hari menjelang adzan magrib. Sebab, saat-saat seperti itu banyak warga yang keluar rumah untuk beli makanan maupun minuman untuk buka puasa. Selain itu juga untuk menerapkan physical distancing untuk pencegahan virus tersebut. “Kami juga meminimalisir kerumunan warga saat sore-sore menjelang buka puasa,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar