Hukum & Kriminal

Tak Kenakan Masker, Anggota Polres Sumenep Dihukum Push Up

Sumenep (beritajatim.com) – Pimpinan Polres Sumenep melakukan razia terhadap anggota yang tidak mengenakan masker saat bertugas. “Kami ingin mendisplinkan anggota untuk menegakkan Inpres no 6 tahun 2020. Sebelum menertibkan masyarakat, kami harus benahi di dalam dulu,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman, Rabu (19/08/2020).

Ia menegaskan, anggota Polri seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan, salah satunya mengenakan masker. “Anggota harus disiplin mengenakan masker. Karena anggota ini harus bisa jadi contoh yang baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam sidak Kapolres ke ruangan-ruangan anggota di lingkungan Mapolres, didapati sejumlah anggota tidak mengenakan masker. Sebagian besar mereka melepas masker setelah apel dan tengah duduk-duduk santai di ruangan. Akibatnya, mereka mendapatkan hukuman berupa push up. “Hukuman ini sebagai motivasi agar anggota patuh terhadap protokol kesehatan. Hukuman pertamanya push up. Kalau masih melanggar lagi, saya suruh bersihkan lapangan,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk masyarakat umum, sanksi dijatuhkan mulai 25 September 2020. Saat ini masih dalam tahap sosialisasi Peraturan Bupati (perbup) no 55 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Untuk 1 bulan pertama kalau ada yang kedapatan tidak mengenakan masker, hanya diberi teguran. Setelah masa 1 bulan, sanksi mulai diberlakukan,” paparnya. (tem/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar