Hukum & Kriminal

Tak Ingin Masuk Zona Merah, Aparat Gabungan di Gresik Intensifkan Operasi Yustisi

Gresik (beritajatim.com)– Sejumlah aparat gabungan di Gresik mulai lebih mengintensifkan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (Prokes) di sejumlah jalan utama.

Penegakan operasi yustisi ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, sekaligus menekan laju penularan agar Gresik tak masuk zona merah lagi.

Ada puluhan aparat gabungan yang dikerahkan dalam operasi yustisi kali ini. Diantaranya Polres Gresik 13 orang, Kodim 0817 5 orang, serta Satpol PP 5 orang.

“Sasaran dari operasi yustisi adalah masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di jalan utama. Dengan memberikan himbauan yang humanis kepada masyarakat dan para pengendara motor maupun pengemudi mobil untuk selalu menerapkan prokes,” ujar Ipda Heriyanto selaku perwira pelaksana dari Polres Gresik, Minggu (2/05/2021).

Menurutnya, operasi yustisi disamping penegakan prokes juga memberikan himbauan dan pemahaman kepada masyarakat mengenai wabah Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir,” paparnya.

Sesuai Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 03 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran corona virus Disease 2019.

Selain itu, mengajak kepada masyarakat untuk mematuhi instruksi Menteri dalam Negeri Nomor 03 Tahun 2021 dan selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan dengan sering cuci tangan dengan sabun, selalu gunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

“Giat operasi yustisi ini akan terus dilakukan bersama instansi terkait, dalam upaya pencegahan penularan dan penyebaran covid 19 serta pengawasan PPKM utamanya di wilayah Kabupaten Gresik,” pungkasnya. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar