Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Tagih Utang Tidak Dibayar, Pria Ngawi Bacok Tetangga

Agus Supriyanto menunjukkan TKP saat dirinya dibacok Jenar Isa Magribi yang tagih hutang istrinya pada Kamis (16/9/2021) (Foto: Adis Susilo for beritajatim.com)

Ngawi (beritajatim.com) – Seorang pria di Ngawi tega membacok kepala tetangga yang berhutang Rp 700 ribu padanya.  Usai membacok korbannya,  pelaku langsung kabur ke hutan. Diduga tak kuat bersembunyi dihutan, pelaku pembacokan ini akhirnya menyerah.

Pelaku atas nama Jenar Isa Maghribi (23) warga Desa Tulakan Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi pelaku pembacokan terhadap tetangganya sendiri itu nekat bersembunyi di tengah hutan sebelum akhirnya menyerakan diri kepada Polisi.

Jenar kabur selama tiga hari. Pria yang istrinya hendak melahirkan anak pertamanya ini akhirnya memilih menyerahkan diri setelah keberadaannya di hutan pegunungan liliran kawasan Sine Ngawi dikepung oleh petugas.

Pelaku pembacokan terhadap Agus Supriyanto. (34)  warga Desa Tulakan Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi pada Kamis (16/9/2021)  petugas langsung menggelandang pelaku ke kantor Satreskrim Polres Ngawi.

Petugas juga menyita sebilah klewang atau parang yang digunakan untuk menganiaya korban. Pelaku mengaku kesal terhadap istri korban yang tak kunjung membayar hutang Rp 700 ribu.

Uang itu akan digunakan untuk persiapan biaya persalinan istrinya. Hanya saja korban tidak tau menahu hutang istrinya. Pelaku yang datang kerumah langsung menyerang korban menggunakan sebilah klewang. Korban hingga mengalami empat luka bacokan dikepalanya.

‘’Intinya kayaknya dia punya sangkutan sama istri saya. Dia menagih hutang ke saya tapi saya tidak tau. Dia bawa parang langsung menyerang saya. Sekitar enam kali bacokan. Saya melawan dan dapat merebut senjata tajam dia dibantu warga,’’ terang Agus Supriyanto, korban.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Toni Hermawan membenarkan kalau pihaknya sempat melakukan pencarian terhadap pelaku selama tiga hari. Dia menyebut kalau pelaku tidak pulang ke rumah dan masuk hutan.

‘’Untuk makan pelaku pergi ke perkampungan. Diduga pelaku kelelahan dan menyerah. Motif semntara karena merasa jengkel dia punya utang kepada pelaku selama satu tahun, ditagih tapi tak diberikan pelaku datang sambil membawa klewang,’’ ungkap Toni.

Pelaku pembacokan diamankan di tahanan Mapolres Ngawi. Pria muda itu pun terancam tak bisa melihat kelahiran anak pertamannya. Karena berada dalam tahanan. (fiq/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar