Hukum & Kriminal

Tabrak Mobil Polisi dan Becak, Dor.. SP Tumbang saat Mau Lari

Jember (beritajatim.com) – SP, residivis pencurian mobil, mati dibedil polisi, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu dini hari (18/4/2020) kemarin. Warga Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan ini sudah empat kali keluar masuk penjara.

“Dia biasa mencuri mobil di wilayah Sidoarjo, Lumajang, dan Bondowoso,” kata Wakil Kepala Polisi Resor Jember Komisaris Windi Syahputra, Minggu (19/4/2020) siang.

Polisi berhasil menyita barang bukti berupa dua unit mobil pikap mata kunci T, dan kunci pas ukuran 6 dan 8, yang dipakai untuk memutar mata kunci T, ketika tersangka sudah berhasil masuk mobil. Pagi tadi barang bukti dua mobil pick up dititipkan kepada pemiliknya masing-masing, agar bisa dipergunakan.

“Beberapa hari lalu tersangka sempat mencuri mobil pikap L-300 milik warga Baratan, Patrang. Tapi karena mogok, mobil ditinggalkan di Desa Klungkung, Sukorambi. Sabtu dinihari tersangka kembali melakukan pencurian mobil pikap Grandmax milik warga desa Wonojati, Jenggawah,” kata Windi.

Polisi bergerak mengejar tersangka yang kabur ke arah Kecamatan Tanggul. “Beberapa unit Resmob lainnya menghadang di daerah Pondok Dalem, Kecamatan Semboro,” kata Windi.

SP tak mau menyerah. Dia nekat menabrak mobil petugas dan sebuah becak di pinggir jalan. “Laju mobil pelaku baru terhenti ketika menabrak sebuah pohon,” kata Windi.

Saat pelaku hendak kabur dari mobil, polisi melepaskan tembakan peringatan. Pelor dilepaskan saat peringatan tak dihiraukan. SP pun tumbang dalam perjalanan menuju rumah sakit. Tiga pelaku lain kabur. “Identitas mereka sudah diketahui,” kata Windi. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar