Hukum & Kriminal

Suwondo Gelapkan Mobil Rental untuk Modal Investasi Batu-bara

Suwondo usai press release di kantor satreskrim Polres Ponorogo. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pelaku penggelapan 3 mobil rental di Ponorogo, Suwondo (53) mengaku, melakukan kejahatan penggelapan itu untuk modal usaha investasi batu bara di Kalimantan Timur. Sehingga ia gelap mata menggadaikan mobil-mobil itu, dan uangnya disetorkan kepada temannya yang sudah dulu bisnis investasi batu bara tersebut.

“Mobil rental itu saya gadaikan untuk modal usaha investasi batu-bara di Kalimantan Timur,” kata Suwondo saat press release di depan kantor satreskrim Polres Ponorogo, Selasa (23/2/2021).

Dia tergiur iming-iming dari temannya tersebut. Temannya, kata Suwondo menjanjikan akan memberikan uang sebesar Rp 250 juta, jika dirinya berinvestasi senilai Rp 100 juta. Padahal selama ini, pelaku juga belum pernah sekalipun ke Kalimantan Timur untuk melihat perusahaan batu bara tersebut. “Ya katanya dapat hasil banyak, saya kalau setor Rp 100 juta dijanjikan akan dapat uang Rp 250 juta,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Suwondo (53), warga Desa Krandegan Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun harus berurusan dengan polisi. Dia diamankan satreskrim Polres Ponorogo setelah menggelapkan mobil yang disewanya di salah satu rental mobil di Ponorogo. “Kami mengamankan pelaku penggelapan dan barang bukti mobil dengan nopol AE 514 SO milik salah satu rental mobil di Ponorogo,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Hendi Septiadi, Selasa (23/2/2021).

Awalnya pelaku pada bulan Juli 2019 itu menyewa mobil untuk digunakan transportasi sehari-hari selama satu bulan. Dia menyewa ke pihak rental dengan biaya Rp 2 juta per bulan. Selesai satu bulan, dengan alasan masih diperlukan Suwondo kembali melakukan perpanjangan lagi dengan harga yang sama per bulannya. “Terakhir Suwondo membayar sewa mobil itu pada bulan Desember 2020,” katanya.

Selepas bulan tersebut, pelaku tidak membayarnya. Suwondo malah menggadaikan mobil rental tersebut kepada seseorang yang beralamat di Kecamatan Sampung Ponorogo sebesar Rp 20 juta. Dia beralasan uang tersebut akan digunakan untuk modal usahanya.
Saat ditanya keberadaan mobil oleh pemilik rental, Suwondo selalu menghindar. Mendapati ada gelagat yang tidak mengenakan, pemilik mobil rental akhirnya melaporkan ke Polres Ponorogo.
“Mobil tersebut malah digadaikan senilai Rp 20 juta untuk modal usaha di Kalimantan,” katanya.

Dalam pengembangan penyelidikan, ternyata Suwondo tidak hanya menggelapkan satu mobil saja. Ternyata terkuak ada dua lagi mobil yang juga digelapkan oleh Suwondo. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Suwondo dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan. “Suwondo ini terancam pidana penjara maksimal 4 tahun penjara,” pungkasnya. (end/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar