Hukum & Kriminal

Sulit Cari Kerja, Dua Warga Lumajang Jualan Pil Koplo

Lumajang (beritajatim.com) – Alasan sulit mendapat pekerjaan, dua orang asal Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto, Hariyanto (23) dan Rozi (36), nekat berbisnis pil koplo. Barang haram tersebut dijual ke anak muda dan pelajar.

“Kami tangkap keduanya di rumah masing-masing lantaran laporan warga yang resah,” ungkap Kasat Reskoba Polres Lumajang, AKP Ernowo, Rabu (11/3/2020).

Masih kata dia, salah satu tersangka yakni Hariyanto adalah residivis dalam kasus jual beli pil koplo. Ternyata, pemuda ini tidak kapok masuk bui dan mengulangai jualan obat-obatan terlarang. “Hariyanto ngajak tetangganya jualan pil koplo,” jelasnya.

Dari pengeledahan di rumah Hariyanto, polisi menemukan 21 plastik klip berukur kecil sudah terisi 9 putir pil logo DMP. Selain itu juga uang tunai senilai Rp 110 ribu yang diduga hasil penjualan. Sedangkan dari rumah Rozi, petugas mengamankan 189 butir pil DMP dan 20 butir logo Y.

Keduanya tidak bisa berkutik lantaran ditangkap usai melayani pembeli di rumahnya. Heriyanto dan Rozi mendapatkan pasokan pil koplo Tanggul Jember. Mereka memesan melalui ponsel dan ketemuan di pinggir jalan. “Kita selidiki pemasok pil asal Jember,” ungkapnya. [har/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar