Hukum & Kriminal

Sulit Cari Kerja, Dua Pemuda Lumajang Jualan Pil Koplo

Lumajang (beritajatim.com) – Alasan tidak segera mendapat pekerjaan, dua pemuda asal Lumajang, Ahmad Afandi (20) warga Desa Dawuhan Lor Kecamatan Sukodono dan Tomy Putra (21) warga Kelurahan Jogoyudan Kecamatan kota pisang memilih jualan pil koplo. Akhirnya keduanya pun dibekuk Satreskoba.

Informasi dihimpun di Mapolres Lumajang, Jum’at (17/1/2020), Ahmad Afandi ditangkap di rumahnya dengan barang bukri 31 butir pil koplo logo Y. Sedangkan Tomy dibekuk saat asyik nongkrong di warung kopi tak jauh dari rumahnya menunggu pembeli.

“Dari Tomy diamankan 326 butir pil koplo,” kata Wakapolres Lumajang, Kompol Hendry pada wartawan.

Masih kata dia, dua pengedar pil koplo ini mendapatkan pasokan dari seorang bandar asal Desa Kasian Kecamatan Puger – Kabupaten Jember. Barang diantar oleh pemilik atau kedua pelaku datang sendiri.

“Kami masih mengembangkan dengan koordinasi Polres Jember,” paparnya.

Akibat perbutanya kedua pemuda masih lajang ini dimasukan dalam sel tahanan Mapolres. Mereka dijerat 197 sub 196 UURI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman Pidana paling lama 15 Tahun. [har/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar