Hukum & Kriminal

Sukses Curi Vixion, ternyata Terekam CCTV, 2 Remaja Sumenep Diciduk Polisi

Sumenep (beritajatim.com) – Aksi nekat Farid (28), warga Desa Laok Jangjang dan Taris (23), warga Desa Duko Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep mencuri sepeda motor, terekam CCTV. Akibatnya, dua pemuda itu harus menyerah di tangan aparat Kepolisian.

“Dua tersangka itu bekerja sama melakukan pencurian sepeda motor Yamaha Vixion warna putih keluaran 2015, milik Syaiful Rijal, karyawan Java in Cafe, warga Desa Gadding, Kecamatan Manding,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Selasa (17/12/2019).

Pencurian itu berawal ketika korban pulang ke tempat kosnya di Jl. Dr Cipto dan memarkir sepeda motor di depan kamarnya dengan kondisi kontak masih menempel. Tiga jam kemudian, saat korban keluar kamar, ia pun terkejut mendapati sepeda motornya sudah tidak ada di tempat.

Korban kemudian menghubungi temannya sesama karyawan cafe, untuk meminjam sepeda motor hendak mencari sepeda motornya yang hilang.

“Korban meyakini sepeda motornya masih tidak jauh, karena saat diparkir itu, ada kabel yang diputus. Apabila tidak disambung, maka sepeda motor tidak dapat dihidupkan,” ujar Widiarti.

Namun setelah berusaha dicari, korban tetap tidak menemukan sepeda motornya. Kemudian oleh tetangganya, korban disarankan untuk melihat rekaman CCTV milik rumah sebelah utara tempat kosnya.

“Di CCTV itulah terlihat ada dua pemuda yang terlibat pencurian sepeda motor korban. Satu orang naik sepeda motor matic, satu orang lagi menaiki sepeda motor korban menggunakan kaki tanpa dihidupkan,” paparnya.

Berbekal rekaman CCTV itulah, korban melapor ke Polres Sumenep. Aparat kepolisian pun bergerak cepat, dan mendeteksi kedua tersangka berikut sepeda motor korban telah dibawa ke Pulau Kangean.

“Akhirnya tim Resmob bekerja sama dengan Polsek Kangean berhasil melakukan penangkapan terhadap dua tersangka pelaku curanmor itu di jalan Desa Kolo-Kolo Kecamatan Arjasa,” terang Widiarti.

Kedua tersangka diamankan di Polsek Kangean dan akan dibawa ke Polres Sumenep untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” ucapnya. [tem/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar