Hukum & Kriminal

Subuh-subuh ke Musala Bukannya Salat, Tapi Curi HP

Jombang (beritajatim.com) – Kelakukan Muhamad Budi Harianto (26) tak patut dicontoh. Betapa tidak, saat pagi buta di mengendap-endap di depan musala Dusun Mojoranu, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung. Bukan hendak menunaikan salat subuh, Budi malah sedang mencuri smartphone milik jamaah.

Usai mendapatkan alat komunikasi tersebut, Budi langsung kabur. Hilangnya HP tersebut baru diketahui setelah korban Bagus Satriyo (14), warga setempat usai salat subuh. Dia hendak mengambil HP yang ditaruh di meja sekolah diniyah depan musala. Namun smartphone tersebut sudah tidak ada di tempatnya.

Menyadari dirinya menjadi korban kejahatan, Bagus kemudian melaporkan permasalahan itu ke polisi. “Kejadiannya akhir Juli lalu. Saat ini pelaku sudah berhasil kita tangkap,” ujar Kasatreskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu, Selasa (27/8/2019).

“Setelah kita lakukan penyelidikan, ada informasi bahwa barang bukti tersebut ada di tangan pelaku. Yakni HP merk Realme warna hitam. Kerugian korban mencapai Rp 4 juta,” katanya melanjutkan.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui semua perbuatannya. Bahkan aksi kejahatan yang dilakukan Budi bukan itu saja. Dia pernah melakukan perbuatan serupa di lokasi berbeda.

“Pelaku merupakan residivis dalam kasus curat (pencurian dengan pemberatan). Pelaku dijerat pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan. Ancamannya, hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” pungkas Azi. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar