Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Suami Selingkuh, Ibu Muda di Ponorogo Malah Jadi Korban Penganiayaan

Ponorogo (beritajatim.com) – Sudah jatuh tertimpa tangga, peribahasa itulah yang saat ini dialami oleh perempuan berinisial E. Warga di salah satu perumahan di Kelurahan Jengglong Kecamatan/Kabupaten Ponorogo itu menjadi korban penganiayaan. Hal itu terjadi setelah perempuan berusia 25 tahun itu mendapati suaminya yang berinisial T berselingkuh dengan pemandu lagu yang berinisial D.

“Korban E melaporkan ke Polres Ponorogo atas kejadian penganiayaan atas dirinya. Usai laporan itu langsung kita tindak lanjuti,” kata Kanit Pidana Umum (Pidum) Ipda Guling Sunaka, Kamis (10/3/2022).

Berdasarkan keterangan dari korban, petugas kepolisian akhirnya bisa berhasil menangkap pelaku penganiayaan yang berinisial F (24). Pelaku F ini merupakan rekan kerja D di salah satu tempat karaoke di Ponorogo. Pelaku F ini menonjok bibir korban hingga mengalami luka robek.

“Jadi pelaku penganiayaannya itu bukan selingkuhan suaminya, melainkan rekan kerjanya,” katanya.

Guling menceritakan kronologis kejadian berawal saat korban E cekcok dengan selingkuhan suaminya yang berinisial D lewat handphone. Tidak terima, si pelakor D mengajak pelaku F untuk melabrak korban di rumahnya. Sampai di rumah korban, korban dan si pelakor D kembali cekcok, hingga akhirnya pelaku F ini memukul bibir korban hingga robek.

“Niatnya solidaritas ke temannya, tetapi malah berujung hukum. F akhirnya ditetapkan sebagai pelaku penganiayaan terhadap korban E yang saat ini sedang hamil 7 bulan,” katanya.

Selain menangkap pelaku F, polisi juga mengamankan barang bukti berupa baju milik korban dan hasil visum dari korban. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku F dijerat pasal 351 ayat 1 subsider 352 KUHP, dengan ancaman penjara maksimal 2 tahun.

“Proses hukum berlanjut, pelaku dijerat dengan pasal 351 ayat 1 subsider 352 dengan hukuman penjara maksimal 2 tahun,” pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar