Hukum & Kriminal

Suami dalam Penjara, Istri Gantikan Pegang Komando Peredaran Narkoba

Para pelaku peredaran narkoba saat jalani gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (16/3/2020). (manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Sumarni Ningsih alias Ning (35) tampak melotot dan kaku saat melihat lima lelaki yang ditugaskan menjadi kurir narkoba atau ‘kuda’ turut hadir digelar perkara kasus narkotika di mapolrestabes Surabaya, Selasa (16/3/2020). Ning bersama Dian Vita Elyanti (30) ini diduga menjadi pemegang komando peredaran narkoba jenis sabu di wilayah kota Surabaya.

Selain dua wanita itu, Unit Idik I Satreskoba Polrestabes Surabaya juga mengamankan lima lelaki pengguna dan juga pengedar narkotika jenis sabu jaringan lapas.

Kanit Idik I Iptu Kennardi Dewanto mengatakan, pada Rabu 05 Februari 2020, lalu sekira jam 18.30 WIB, di Jalan Raya Kletek Sidoarjo, Tutuk dan Dian Vita mendapat ranjauan narkotika jenis sabu sebanyak 50 gram dari kurir napi Lapas Porong berinisial RS.

“Selanjutnya kita amankan dan barang bukti juga utuh langsung kita bawa. Yang unik adalah dua wanita ini ternyata pengendali dan pemegang kontrol peredaran narkoba yang dilakukan oleh lima lelaki di Kota Surabaya,” jelasnya.

Lebih lanjut Iptu Ken menjelaskan, ketujuh pelaku tersebut beberapa diantaranya ada juga yang residivis kasus narkoba. Mereka adalah Tutuk Setiawan (40) warga Jalan Pagesangan Mulya Surabaya, Dian Vita Elyanti (30) asal Jalan Anggrek Kureksari Waru Sidoarjo, Beny Alambara (37) asal Jalan Warugunung Surabaya.

Sedangkan yang lain yakni Nugroho Santoso (45) asal Desa Sono Candi, Wonoayu Sidoarjo, Achmad Husin (30) asal Desa Kramat Jegu Taman Sidoarjo, Mario Marten (29) asal Jalan Kendangsari Surabaya, Sumarni Ningsih alias Ning (35) asal Jalan Pagesangan Surabaya. Untuk sistem komunikasi, Ning ini memiliki suami berinisial RS di dalam lapas. Ning diminta suaminya untuk melakukan pengontrolan melalui ponsel ke lima lelaki yang ditunjuk suaminya.

“Ning ini berperan pengendali barang milik RS suaminya yang saat ini mendekam dalam penjara. Ning sendiri juga pernah mendekam dalam penjara dengan kasus sama. Ning sendiri dibekuk, Selasa 10 Maret 2020, sekira pukul 02.30 WIB di Jalan Pagesangan Surabaya berikut 6 bungkus berisikan sabu berat total 510 gram,” papar Kennardi.

Secata total, petugas mengamankan narkoba jenis sabi ini sebanyak 0,8 kg. Narkoba ini terbagi menjadi 5 bungkus untuk didistribusikan ke lima kurirnya. Para pelaku akan dijerat dengan UU penyalahginaan obat terlarang atau narkoba dengan pasal 112 JO pasal 114. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar