Hukum & Kriminal

Suami Bunuh Istri, Polisi Sita Sebilah Golok dari Lokasi Kejadian

Kapolsek Mojowarno AKP Yogas menunjukkan barang bukti sebilah golok yang dipakai Sufaat menghabisi istrinya

Jombang (beritajatim.com) – Usai mengevakuasi jasad korban pembunuhan, Sri Estuningati (49), petugas Polres Jombang dan Polsek Mojowarno menyisir ruangan guna mencari barang bukti. Walhasil, korps berseragam coklat menemukan golok yang dipakai Safa’at (49) menghabisi istrinya itu dan membacok anaknya sendiri, Noval (19).

“Dari lokasi kejadian kita menyita sebilah golok. Nah, senjata tajam itulah yang digunakan pelaku membacok kepala dan leher istrinya berkali-kali. Juga dipakai membacok kepala Noval, yang tak lain anak kedua dari pasangan Safa’at dan Sri Estuningati,” kata Kapolsek Mojowarno AKP Yogas, Sabtu (1/8/2020).

Kini polisi masih melaukan pemeriksaan secara maraton terhadap Safa’at. Pria berkepala plontos ini mengakui semua perbuatannya. Dalam pemeriksaan, Safa’at yang baru empat bulan pulang dari Amerika ini juga mengakui membacok istri dan anaknya menggunakan golok tersebut.

Diberitakan sebelumnya, tragedi berdarah terjadi Jumat (31/7/2020) sekitar pukul 20.00 WIB di rumah pasutri Safa’at – Sri Estuningsih di Dusun Ngenden, Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno. Awalnya, pasangan suami istri ini terlibat cekcok mulut yang dipicu oleh persoalan rumah tangga.

Itu adalah cekcok yang kesekian kalinya semenjak Safa’at pulang dari Amerika empat bulan lalu. Malam itu keduanya tidak ada yang mau mengalah. Praktis perang mulut itu berubah menjadi adu fisik. Sang suami akhirnya gelap mata. Dia mengambil golok dan disabetkan ke kepala dan leher sang istri berkali-kali.

Jasad korban saat dievakuasi dari lokasi kejadian, Jumat (31/7/2020) malam

Darah segar mengucur dari tubuh korban. Perempuan yang tinggal di Dusun Ngenden ini akhirnya roboh bersimbah darah. Sri meninggal di lokasi kejadian. Kondisi tersebut tidak membuat Safa’at sadar.

Pria berkepala plontos ini kemudian naik ke lantai dua rumahnya untuk mencari Noval yang berada di kamarnya untuk melakukan hal serupa. Namun sang anak hanya kritis dan dirawat intensif di RSK Mojowarno. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar