Hukum & Kriminal

SR Dibunuh karena Diduga Racuni Sapi Tetangga

Malang (beritajatim.com) – Motif pembunuhan yang dilakukan SR ke Slamet Riwansa (46 tahun) warga Jalan Muharto, di Jalan Mayjend Sungkono, Kedungkandang, Kota Malang, Rabu, (20/2/2019) karena sapi milik pelaku diduga diracun korban.

Kapolsek Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi, mengatakan, pelaku tega menghabisi nyawa korban karena jengkel sapi miliknya diracun oleh korban. Sapi diracun dua pekan lalu, begitu bertemu korban di lokasi, SR langsung membacok korban di bagian wajah depan dan belakang.

“Kasus ini bermula dari, korban diduga meracuni sapi tersangka. Karena itu akhirnya tersangka ketemu korban di TKP. Dibacok dua kali di muka bagian depan dan belakang korban, akhirnya meninggal dunia,” kata Suko.

Suko mengungkapkan, keduanya merupakan sahabat baik, berdasarkan keterangan warga sekitar. Namun, persahabatan itu berakhir karena SR murka mengetahui korban meracuni sapi miliknya. Keduanya merupakan pekerja di pabrik rumahan pembuatan batu bata dan kayu bakar.

“Sahabat baik tapi karena sapinya diracun ya jengkel, akhirnya ini dibacok. Latar belakang keduanya, pekerjaannya di pembuatan batu bata dan kayu bakar,” ucap Suko.

Suko menyebut, TKP pembunuhan adalah tempat pelaku dan korban bekerja sebagai tenaga pembuat batu bata dan kayu bakar. Akibat perbuatanya, SR dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Sedangkan, SR mengungkapkan sapi miliknya diracun oleh korban pada Jumat pekan lalu. Sapi itu tewas diracun sehari setelahnya. SR yakin sapinya tewas diracun korban berdasarkan keterangan beberapa warga dan hasil medis dokter hewan.

“Saya bawa ke dokter hewan memang mati diracun, terus ada yang bilang korban yang meracun sapi. Ketemu langsung saya bacok di depan dan belakang. Terus saya menyerahkan diri ke Polsek Kedungkandang,” tandas SR. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar