Hukum & Kriminal

Spesialis Curanmor Tertangkap Karena Ada HP di Jok Motor Korban

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro mengamankan seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pelaku berhasil diamankan lantaran ada handphone (HP) korban di jok sepeda motor yang dicuri tersebut.

Dari sinyal GPS handphone korban, akhirnya pelaku diketahui keberadaannya. Satu pelaku ditetapkan sebagai tersangka, Priyanto (37) Warga Desa Mojorejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. “Sementara ada dua pelaku lain yang sekarang masih kita tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang),” ujar Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan dalam rilisnya, Jumat (21/2/2020).

Kasus pencurian sepeda motor itu sudah dilakukan sebanyak tujuh kali di wilayah hukum Polres Bojonegoro. Saat tertangkap, pelaku melancarkan aksinya di tempat hiburan live musik elekton di Lapangan Desa Kebumen, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.

Kasus pencurian yang berhasil diungkap terjadi pada 30 November 2019. Sepeda motor yang dicuri merk Supra X 125 nomor polisi S 4530 AGG. Motor tersebut milik korban Sulis Stiawan (17) warga Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro kehilangan saat berada di lapangan Desa.

Ketiga pelaku memiliki peran masing-masing, tersangka yang berhasil diamankan berperan sebagai joki, sedangkan dua pelaku yang masih DPO yakni bagian mengawasi tukang parkir dan merusak kunci motor menggunakan kunci T. “Pelaku seorang residivis ini diamankan dari sinyal GPS handphone korban,” jelas Kapolres.

Pihak Penyidik Polres Bojonegoro menyangka tersangka dengan Pasal 363 ke 4e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Sementara diketahui, dalam kasus ini polisi baru menyita lima sepeda motor. Sedangkan, dua sepeda motor lainnya dibawa kabur oleh pelaku lain. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar