Hukum & Kriminal

Spesialis Bobol Rumah di Sidoarjo Telah Tertangkap

Sioarjo (beritajatim.com) – Satreskrim Polresta Sidoarjo meringkus spesialis pembobol rumah seisinya dan penadahnya barang curian. Pelaku curat Yadi Subaeno (35) warga Dusun Beciro, Desa Jumputrejo, Kec. Sukodono dan penadahnya, Agung Prasetya (31) warga Dusun Tanggungan, Desa Grinting, Kecamatan Tulangan.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris mengatakan, YS ditangkap usai melakukan curat di kawasan Perum Spring Tomorrow Alvino III, Kecamatan Taman.

Di perumahan tersebut, pelaku membobol dua rumah. Di rumah pertama, pelaku berhasil menggondol laptop dan di rumah sebelahnya berhasil membawa handphone serta ransel. “Setelah masuk ke rumah pertama, pelaku kemudian pindah masuk ke rumah sebelahnya,” katanya, Selasa (19/2/2019).

YS spesialis pembobol rumah dan penadah digiring petugas

Modus yang dilakukan YS, dijelaskan Harris, mulanya pelaku keliling dulu di lokasi. Setelah salah satu rumah yang diincarnya dirasa aman, pelaku ini baru menjalankan aksinya dan selalu masuk ke rumah melalui jendela atau pintu rumah yang tidak dikunci.

Setelah berhasil membawa hasil curiannya, pelaku YS menjualnya kepada AP, seorang penadah yang biasa bersedia membeli barang curiannya.

“Selain handphone, sepeda motor Jupiter MX warna merah nopol W 6825 XX sarana pelaku saat melakukan aksinya juga kami amankan,” tegasnya.

Lebih rinci Harris mengungkapkan, dari pemeriksaan penyidik, pelaku tidak hanya beraksi di perumahan Spring Tomorrow Alvino III. Melainkan juga sudah beraksi di 6 lokasi, diantaranya di perumahan Pondok Jati Taman, perumahan di Desa Brebek, Kec Waru.

Pelaku juga pernah beraksi di perumahan kawasan Desa Prasung, Kec. Buduran dan Perumahan dikawasan Desa Kwansan, Kec. Sedati. “Modus mengamati dulu situasi dan setelah dirasa aman, pelaku masuk melalui jendela yang tidak dikunci oleh pemiliknya,” terangnya.

Atas perbuatannya, pelaku YS dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 7 tahun penjara dan pelaku Agung Prasetyo dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal 5 tahun. [isa/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar