Hukum & Kriminal

Spesialis Bobol Rumah di Gresik Diringkus Polisi

Gresik (beritajatim.com) – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Menganti, Gresik meringkus spesialis pembobol rumah. Tersangka Fajar (28) warga asal Desa Dapet, Kecamatan Balongpanggang hanya bisa tertunduk lesu saat digelandang Mapolsek Menganti. Fajar, nama panggilan sehari-harinya, memang indekost di Perumahan Kencana Driyorejo, Gresik, saat menjalankan aksinya.

Terungkapnya kasus ini berawal sewaktu terjadi dugaan pencurian dengan bobol rumah di Perumahan Puri Safira blok Casablanca Menganti, Gresik. Pemilik rumah (korban) Mira melapor ke Polsek Menganti adanya kasus pencurian.

Mendapat laporan itu, petugas selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas curiga, terdapat mobil Honda Brio putih berada di depan rumah korban. Selanjutnya, petugas menyisir pos satpam terdapat CCTV. Dari hasil rekaman kamera CCTV teridentifikasi mobil tersebut nopol W 12XX XX dengan tanda di kap mesin.

Hasil TKP tersebut, selanjutnya oleh petugas Polsek Menganti, meminta bantuan ke Samsat Polres Gresik untuk dilakukan pengecekan serta alamat mobil dengan nopol W 12XX XX dan terindentifikasi. Tanpa berpikir banyak petugas menelusuri mobil itu, dan ternyata sudah dijual lagi kepada orang lain dengan cara pembiayaan leasing.

Pada Senin 24 Juni 2019, petugas mendapat data pemilik mobil. Petugas bergerak ke alamat yang bersangkutan. Setelah dilakukan pengecekan, bahwa pemilik mobil tersebut adalah mobil rental dan telah disewa oleh seorang bernama Fajar. Saat dicek lagi, keberadaan mobil itu berada di Perumahan Griya Kencana, Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Kapolsek Menganti AKP Ramadhan Nasution menuturkan, tersangka spesialis bobol rumah digerebek di tempat tinggalnya beserta barang bukti berupa mobil Honda Brio warna putih. “Saat kami bawa ke Mapolsek Menganti menjalani pemeriksaan. Pelaku mengakui perbuatannya sebanyak tiga kali,” tuturnya, Kamis (27/06/2019).

Selain meringkus tersangka lanjut Ramadhan, pihaknya juga menyita barang bukti berupa dua buah kubut (linggis) serta satu unit mobil Honda Brio warna putih nopol W 12XX XX. “Pelaku sudah kami tahan usai menjalani pemeriksaan. Sedangkan beberapa barang bukti yang diamankan nantinya untuk melengkapi berkas laporan pencurian,” tandasnya.

Dihadapan penyidik, pelaku mengaku dirinya menjalankan aksinya sebanyak tiga kali. Pertama, di Perumahan Mars Desa Hulaan, Menganti, Gresik, dengan menggasak satu unit laptop, perhiasaan, serta sejumlah uang. Selanjutnya, di aksinya kedua membobol rumah di Perum Menganti Satelit, Desa Sidojangkung, Menganti.

Dalam aksinya itu, pelaku menggasak laptop serta uang senilai Rp 4 juta, perhiasaan serta televisi LED. Sedangkan aksi ketiga di Perum Safira Regency dengan mencuri perhiasaan, laptop, serta uang senilai Rp 2 juta. “Saat mencuri saya berkeliling di setiap perumahan yang ditinggal penghuninya. Sewaktu menemukan sasaran pagar rumah saya rusak dengan linggis lalu masuk melalui pintu depan,” pungkas Fajar sambil menunduk. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar