Hukum & Kriminal

Sosialisasikan Bahaya Narkoba, Blusukan ke Pelosok Desa

Sosialisasi bahaya narkoba yang dilakukan Sat Reskoba Polres Jombang di Balai Desa Sumberaji, Kabuh, Rabu (22/1/2020)

Jombang (beritajatim.com) – Perang terhadap penyalahgunaan narkoba terus ditabuh oleh Satuan Reserse dan Narkoba Polres Jombang. Bukan hanya melakukan tindakan penangkapan, namun korps berseragam coklat juga melakukan langkah preventif, yakni melakukan penyuluhan hingga ke desa-desa.

Hal itu salah satunya dilakukan di Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh, Jombang. Ratusan warga hadir dalam sosialisasi yang bertempat di balai desa tersebut. Di hadapan ratusan warga, Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Moch Mukid menyampaikan materinya tentang bahaya narkoba.

Sosialisasi tersebut sekaligus sebagai tindak lanjut setelah tertangkapnya Sekdes (Sekretris Desa) Sumberaji, Radityo Wisnu Murti (24), karena mengkonsumsi sabu-sabu, dua hari lalu. Sosialisasi juga dihadiri oleh Kades dan perangkat desa, Babhinsa, serta Kapolsek Kabuh AKP Rudi Darmawan. “Narkoba sudah merambah ke segala lini. Lintas usia, lintas profesi. Mulai dari buruh, kuli bangunan, ASN (Aparatur Sipil Negara), hingga perangkat desa. Oleh karena itu, kita harus mewaspadai,” kata Mukid berpesan.

Dalam forum itu, Mukid juga membeber tentang jenis narkoba dan bahayanya. Bahkan modus operandi para pengedar barang haram tersebut juga diberitahukan. Semisal, saat ini marak pil koplo yang disembunyikan dalam lintingan rokok. Kemudian penjualan yang menggunakan sistem ranjau.

“Terbaru, sepuluh butir pil koplo dimasukan ke dalam sebatang rokok. Kemudian ditata sedemikian rupa dalam kemasan rokok atau wadah rokok. Ketika transaksi, mereka seolah-olah berjualan rokok. Modus ini terungkap dari pengakuan pelaku yang sudah tertangkap,” kata mantan Kasat Reskoba Polres Ngawi ini.

Oleh karena itu, Mukid berharap para orang tua selalu mewaspadai tingkah laku anaknya. Sehingga generasi bangsa bisa terhindar dari bahaya narkoba. “Bagi bapak ibu serta para perangkat yang mengetahui dan mencurigai ada yang terindikasi Narkoba, segera menyampaikan ke Pak Kades dan melapor ke kami,” kata Mukid meminta.

Desa Sumberaji merupakan kawasan yang berada di utara Sungai Brantas Jombang. Jarak desa ini dengan Kota Jombang sekitar 20 kilometer. Desa Sumberaji berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro dan Lamongan. Untuk menuju desa tersebut harus melintas kawasan perbukitan kapur.

“Kami memang meminta ke Polres Jombang untuk memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba. Kegiatan ini untuk membentengi perangkat dan warga kami, agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” kata Kepala Desa Sumberaji, Yoga S usai acara. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar