Hukum & Kriminal

Soal WNA Masuk DPT Pemilu 2019, Ini Penjelasan Timpora Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Kantor Imigrasi Kelas III non TPI Kediri menggelar rapat bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Kediri, Selasa (12/3/2019). Dalam rapat ini, pihak imigrasi menegaskan bahwa pengawasan orang asing, merupakan tanggungjawab bersama dengan sinergitas yang terus dibangun dengan baik.

Hadir dalam rapat tersebut, Kepala Divisi Keimigrasian, Kanwil Kemenkumham Jawa Timur Zakaria, seluruh kapolsek jajaran di Polres Kediri, para camat di Kabupaten Kediri serta perwakilan sejumlah instansi terkait di Pemerintahan Kabupaten Kediri sebagai anggota timpora.

“Rapat ini digelar untuk menguatkan sinergitas timpora kediri dalam melaksanakan tugasnya untuk pengawasan orang asing yang masuk di Kabupaten Kediri. Kami berikan pemahaman ditanamkan agar mereka tak kecolongan terhadap masuknya orang asing secara ilegal,” kata Zakaria.

Selain itu, pihaknya menegaskan bahwasa pengawasan orang asing merupakan tugas dan tanggung jawab bersama, seluruh pihak terkait,dengan sinergitas yang terus dibangun dengan baik. Rapat juga membahas mengenai isu masuknya WNA ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilu 2019 ini .

Dalam aturan seorang WNA yang telah memiliki ijin tinggal tetap dan tinggal dalam waktu yang cukup lama di Indonesia wajib memiliki e-KTP. Namun untuk masuk dalam DPT jelas hal tersebut tidak diperbolehkan, karena pemilik hak suara hanyalah warga Negara Indonesia.

Di kediri sendiri ada 22 WNA yang memiliki izin tinggal tetap, empat orang diantaranya memiliki e-KTP, dua WNA diketahui masuk dalam DPT namun kini telah direkomendasikan ke pihak KPU untuk dilakukan pencoretan.

Sebelumnya Imigrasi Kediri dan Timpora juga memberikan penghargaan dan apresiasi pada empat instansi yang aktif memberikan informasi mengenai keberadaan orang asing pada Imigrasi Kediri. Sinergitas ini diharapkan terus terjalin demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kediri. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar