Hukum & Kriminal

Siswa Madrasah Aliyah di Sumenep ini Nekat Jualan Sabu

BB sabu yang disita dari tersangka (foto/ humas Polres Sumenep)

Sumenep (beritajatim.com) – MZY (18) dan SR (25), keduanya warga Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, dibekuk Satreskoba Polres Sumenep, karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu.

“Yang pertama kali ditangkap adalah SR, kemudian dikembangkan ke MZY, karena SR mengaku mendapat sabu dari MZY,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Selasa (09/03/2021).

Penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai tersangka kerap mengkonsumsi dan bertransaksi sabu. Karena itu, anggota Satresnarkoba Polres Sumenep melakukan penyelidikan secara intensif kegiatan tersangka. Ketika mendapat informasi pasti bahwa tersangka akan melakukan transaksi sabu, petugas pun langsung melakukan penyanggongan.

Ketika tersangka SR melintas di jalan kampung Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng dengan mengendarai sepeda motor, maka petugas pun melakukan penangkapan dan penggeledahan.

“Ketika digeledah, petugas menemukan barang bukti berupa satu poket sabu seberat 0,39 gram yang dibungkus sobekan kertas. Tersangka SR sempat membuang sabu itu ke tanah, tapi ketahuan petugas,” ungkap Widiarti.

Saat ditunjukkan, tersangka SR mengakui bahwa sabu itu miliknya. Ia mengaku mendapatkan barang haram itu dari MZY, siswa salah satu Madrasah Aliyah (MA) di Lenteng.

“Berdasarkan pengakuan itu, anggota langsung melakukan penangkapan terhadap MZY. Ketika diinterogasi dia mengakui telah menyerahkan satu poket sabu pada tersangka SR,” terang Widiarti.

Kedua tersangka berikut barang buktinya diamankan ke kantor Satresnarkoba Polres Sumenep guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. “Tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) subsider pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” urainya. (tem/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar