Hukum & Kriminal

Sisir Warga di Daerah Pelosok, Kapolres Mojokerto Turun Langsung Bagikan Sembako

Mojokerto (beritajatim.com) – Warga terdampak virus corona (Covid-19) terutama di daerah pelosok menjadi sasaran pembagian sembilan bahan pokok (sembako) oleh Polres Mojokerto. Seperti di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto merupakan desa terakhir yang berada di lereng Gunung Anjasmoro.

Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung mengatakan, bakti sosial (baksos) tersebut merupakan yang kesekian kali dilakukan Polres Mojokerto. “Polres Mojokerto dibantu TNI, pemerintah desa peduli terhadap sesama yang membutuhkan. Dimana saat ini, kita sedang menghadapi pandemi Covid-19,” ungkapnya, Senin (11/5/2020).

Masih kata Kapolres, tentunya sangat dirasakan masyarakat bagaimana ekonomi semakin merosot. Sehingga Polri dibantu TNI berupaya untuk menyalurkan apa yang diamanahkan oleh para pihak donatur seperti pengusaha dan anggota yang diwujudkan dalam bentuk sembako dan uang tunai.

“Sembako dan uang tunai tersebut diberikan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan. Pada saat ini, kami mengambil lokasi di Desa Rejosari dan ini lokasinya lumayan cukup jauh dan kategorinya pelosok di Kabupaten Mojokerto. Dan alhamdulillah sudah kami antar door to door, kami antar mudah-mudahan ini sangat membantu,” katanya.

Kapolres berharap, apa yang sudah diberikan bisa meringankan beban, mungkin tidak bisa menyelesaikan masalah tapi bisa meringankan yang dirasakan oleh masyarakat terdampak Covid-19. Menurutnya, Polres Mojokerto akan kirim kembali paket sembako jika memang masyarakat tersebut masih membutuhkan.

“Saya tadi menyampaikan dan meninggalkan nomor telepon, mana kalau mereka membutuhkan maka kami akan kirim lagi. Mungkin dalam jangka waktu tertentu dalam satu sampai dua bulan ini, terus berupaya warga terdampak terutama yang kesulitan pangan akan kami cukupi,” tegasnya.

Polres Mojokerto menyiapkan kurang lebih sebanyak 2.000 paket sembako. Dari data yang ada, sementara ada 863 data di setiap kecamatan yang akan didistribusikan mulai tanggal 11 Mei hingga 14 Mei 2020. Pihaknya berharap paket sembako tersebut bisa distribusi ke masyarakat terdampak Covid-19.

“Harapan kami sebetulnya mengisi kekosongan apa yang kira-kira pemerintah belum bisa distribusikan, kami isi kekosongan itu. Tetapi manakala itupun memang masyarakat sangat membutuhkan dan bantuan dari pemerintah belum mungkin tersampaikan maka kami akan mendahului. Biar bagaimanapun Kebutuhan pangan tidak bisa tertunda, alhamdulillah kami merespon dan hari ini terwujud,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Jatirejo, AKP Hendro Susanto menambahkan, ada tujuh warga di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto yang mendapatkan bantuan sembako dan uang tunai dari Polres Mojokerto. “Ada sebanyak 133 warga yang akan mendapatkan sembako dari Polres Mojokerto dari 19 desa di Kecamatan Jatirejo,” pungkasnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar