Hukum & Kriminal

Simpan 26 Gram Sabu, Handoko Ditangkap Polisi

Lumajang (beritajatim.com) – Satreskoba Polres Lumajang menangkap, Chadrijantro Tri Handodo (53) warga Desa Kutorenon Kecamatan Sukodo yang menyimpan sabu-sabu seberat 26.19 gram dirumahnya. Tersangka adalah residivis kasus pengedar narkoba dan baru saja keluar penjara pada bulan November 2018 lalu.

Informasi di Mapolres Lumajang, petugas mendapat laporan mengenai peredaran narkoba yang dilakukan tersangka. Kemudian dilakukan pengintaian terhadap aktifitas tersangka dirumahnya.

Usai melayani pembeli, petugas langsung menangkap Handoko dan mengeledah rumahnya. Ada 9 poker sabu seberat 1,2 gram lebih masing-masing plastik.

“Tersangka tidak bisa menggelak dari petugas,” kata Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban pada wartawan, Senin(18/2/2019).

Masih kata, diriya pernah menjabat sebagai Kasubdit Narkoba Polda Metro Jaya memang serius memerangi dan mengungkap peredaran narkoba. Hingga menjabat sebagai Kapolres Lumajang terus menangani bahaya narkoba.

“Saya akan bekerjasama dan bersinergi dengan BNNK untuk menanagni kasus narkoba,” paparnya.

Kapolres akan terus mengawasi para residivis narkoba, karena para pelaku dan pengedar sangat sulit lepas dari jaringanya. Polisi akan mengusut tuntas mengani pasokan narkoba jenis sabu ke Lumajang.

Tersangka pertama melanggar Pasal 111 ayat 1 Jo. 127 ayat 1 UURI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika Sub Pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar. (har/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar