Hukum & Kriminal

SIM Mati Tak Perlu Bikin Baru, Begini Prosedurnya

Warga menunjukkan SIM C miliknya yang harusnya diganti baru lantaran masa berlaku sudah habis. [Foto/Manik Priyo Prabowo]

Surabaya (beritajatim.com) – Polri akhirnya mengangmbil langkah dispensasi, yakni Surat Izin Mengemudi (SIM) yang habis masa berlaku sejak 17 Maret 2020 sampai 29 Juni 2020 tidak perlu membuat baru. Hal tersebut dikarenakan pemerintah melarang adanya kerumunan massal yang terindikasi bisa mempercepat penularan virus.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Candra menjelaskan, langkah ini sudah diambil sejak diumumkannya sikap normal baru (new normal). “Sehingga masa aktif SIM yang habis di kurun waktu tersebut tak perlu biki baru. Kepolisian memberikan dispensasi dengan perpanjangan saja,” katanya kepada beritajatim.com, Minggu (31/5/2020).

Teddy memaparkan, dispensasi perpanjangan tersebut juga akan menerapkan sistem Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) dengan protokol kesehatan ketat. Sehingga perpanjangan akan diajukan dengan konsep tertentu yang diharapkan tak ada antrean berjubel atau padat tanpa jarak. Sedangkan untuk stan yang akan dibuka, lanjut Teddy, adalah SIM corner Mall BGJ, Mall publik Siola, Mall TP, dan kantor Colombo.

“Kita akan terapkan protokol Covid-19 di semua titik baik kantor SIM corner dan Colombo. Masyarakat tak perlu khawatir karena akan ada pembatasan kuota pelayanan, sehingga masyarakat bisa melakukan pengajuan di hari berikutnya,” pungkas perwira melati dua ini.

Sementara untuk tanggal tersebut Kasat Lantas mengaku kepolisian bisa saja merubah pada kondisi tertentu. Sebab pengambilan keputusan selalu berdasar pada kondisi bagaimana Kota Surabaya menghadapi pandemi virus ini.

“Kondisi itu bisa saja berubah. Kita lihat dulu bagaimana perkembangan pandemi ini. Tapi untuk sementara kita harus fokus pada penekanan penyebaran virus,” tandasnya. [man/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar