Hukum & Kriminal

Sidang Yustisi di Lumajang Diwarnai Aksi Banding Pelanggar

Lumajang (beritajatim.com) – Sebanyak 10 pelanggar tak bermasker menjalani sidang Yustisi di Gedung Sudjono Lumajang, Senin (05/10/2020). Rata-rata denda yang dikenakan hanya uang tunai Rp 25 ribu setiap pelanggar.

Ada dua pasutri asal malang yakni, M. Nurus Shobah dan Faridotul Nahya, tidak terima dinyatakan bersalah dan disanksi. Alasan ditindak saat mengendarai mobil tidak mengenakan masker. “Saya ini bawa masker, saat nyetir dan numpang tidak pakai,” jelas Faridotul.

Dirinya akan melakukan banding sesuai koridur hukum sesuai yustisi. “Bukan soal dendanya, tapi disalahkan tidak memakai masker saat naik mobil,” terangnya.

Kasatpol PP Lumajang, Matali Bilogo mengatakan, sidang ini bagian dari pelaksaan undang-undang Yustisi untuk mengantisipasi Covid-19. Nanti para pelanggar akan diminta keterangan oleh hakim mengenai alasan tidak memakai masker. “Pelanggar membawa surat sidang dan oleh hakim dijelaskan pelanggarannya,” ungkapnya.

Mengenai ada yang mengajukan banding karena diputus bersalah dalam yustisi,pihaknya akan menghormati langkah pelanggar. “Kami menghormati,” jelasnya. (har/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar