Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Sidang Pledoi, Dito Sitompul Bentangkan Dukungan Siswa untuk JEP

Kuasa Hukum Julianto Eka Putra menunjukan kain dukung siswa untuk kliennya di PN Malang.

Malang (beritajatim.com) – Sidang lanjutan kasus pelecehan seksual dengan terdakwa pendiri sekolah SPI Julianto Eka Putra alias JEP selesai digelar di PN Malang pada Rabu, (3/8/2022). Tim kuasa hukum terdakwa usai sidang membentangkan spanduk kain dukungan siswa dan alumni Sekolah SPI untuk JEP.

“Kain ini dari siswa maupun alumni yang saat ini masih ada dan mereka meminta keadilan agar pengadilan ini dapat membebaskan klien kami,” kata salah satu kuasa hukum JEP, yakni Dito Sitompul.

Dito pun yakin pembelaan yang dilakukan tim kuasa hukum menjadi pertimbangan majelis hakim. Mereka yakin, kliennya tidak bersalah. Salah satu buktinya adalah kesaksian para siswa dan alumni yang turut membantah tuduhan pelecehan seksual.

“Karena secara sah meyakinkan sudah terbukti bahwa klien kami tidak melakukan seluruh apa yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum. Ini lah buktinya kalau misalkan ada orang yang menyatakan bahwa disana terjadi. Ini sekarang siswa yang ada di sana tetap menyatakan bahwa tidak pernah ada isu terkait pelecehan seksual,” imbuh Dito.

Sebelumnya, JPU sekaligus Kepala Kejaksaan Negeri Batu Agus Rujito mengungkapkan, Ko Jul didakwa dengan Pasal 81 ayat 2 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dia dituntut 15 tahun penjara membayar denda Rp300 juta atau subsider 6 bulan penjara. Selain itu, terdakwa juga dituntut membayar restitusi sebesar Rp44 juta kepada masing-masing korban.

“Jadi ada juga pidana tuntutan restitusi kepada korban sebesar Rp44 juta. Pasal 81 ayat 2 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Unsurnya, bujuk rayu melakukan persetubuhan terhadap anak,” tandas Agus. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar