Hukum & Kriminal

Sidang Perdana Tipikor Pasar Manggisan Jember Ala New Normal

Jember (beritajatim.com) – Sidang perdana tindak pidana korupsi Pasar Manggisan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, berlangsung dengan protokol ‘new normal’ atau normal baru, Selasa (2/6/2020). Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jember Anas Ma’ruf duduk di kursi terdakwa.

Sidang perdana ini dipimpin hakim Hisbullah Idris. Tim jaksa penuntut umum yang diwakili Triyono membacakan dakwaan terhadap Anas. Sementara jaksa dan hakim ada di ruang sidang Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Anas dengan didampingi pengacara Muhammad Nuril, memantau melalui video di salah satu ruangan di Lembaga Permasyarakatan Jember.

Anas adalah pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam proyek Pasar Manggisan yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Jember. “Kami saat ini mendampingi Pak Anas dengan Vidcon (Video Conference). Selanjutnya, saat pemeriksaan saksi-saksi, penasihat hukum akan bersidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, sementara terdakwa ada di lapas,” kata Nuril.

Anas didakwa menyalahgunakan kewenangan sebagai PPK dan pengguna anggaran yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 1,3 miliar. Dia dianggap membayar rekanan melebihi nilai bangunan yang seharusnya. “Setelah dakwaan selesai dibacakan, kami sebagai kuasa hukum Pak Anas menyatakan tidak mengajukan eksepsi, karena surat dakwaan sudah memenuhi unsur syarat formal, sehingga lebih lanjut kami masuk ke pokok perkara,” kata Nuril.

Pembangunan Pasar Manggisan dinilai jaksa menyalahi aturan. “Masyarakat melihat, bahwa (pembangunan) Pasar Manggisan yang seharusnya selesai pada 31 Desember 2018, ternyata belum tuntas dan kelihatannya belum bermanfaat bagi masyarakat,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Jember Ponco Hartanto, sebagaimana dilansir beritajatim.com, Senin (1/7/2019). [wir/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar