Hukum & Kriminal

Siap Amankan Pilkada Serentak, Kapolda Minta Anggota TNI/Polri Jaga Netralitas

Surabaya (beritajatim.com) – Pelaksanaan pilkada serentak akan mendapatkan pengamanan yang ketat dari pihak TNI/Polri, terlebih lagi dilaksanakan ditengah musim pandemi Covid-19.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr Mohammad Fadil Imran, M.Si menyampaikan, selain menangani Covid-19, serta pemulihan ekonomi, juga dihadapkan pilkada serentak di Jatim. Dibutuhkan profesionalisme, integritas, serta kosistensi dan kewaspadaan tinggi agar bisa melaksanakan dengan baik.

Konsolidasi awal pilkada serentak di jatim nantinya bisa berjalan aman, damai dan sejuk. Pilkada ini dilaksanakan di Pandemi Covid-19, bagaimana partisipasinya tinggi namun protokol kesehatan bisa diterapkan secara maksimal.

“Hari ini kita gelar rapat koordinasi awal pilkada serentak bersama Gubernur, Pangdam V Brawijaya dan Penyelenggara Pemilu. Sehingga pilkada serentak di Jatim bisa berjalan damai, aman dan sejuk,” kata Kapolda Jatim, saat membuka Rapat Koordinasi Ops Mantap Praja Semeru 2020, Senin, (31/8/2020).

Situasi saat ini Jawa Timur sudah sangat aman dan kondusif, muda mudahan dengan konsolidasi ini tahapan pilkada serentak di jatim bisa berjalan dengan baik dan berkualitas dan melahirkan pimpinan yang juga berkualitas, harapnya.

Polri siap menghadapi pengamanan pilkada jatim. Dalam pelaksanaan pilkada kapolres melaksanakan koordinasi bersama dengan TNI. Junjung tinggi netralitas karena netralitas TNI/Polri menjadi harga mati. Serta melaksanakan tugas sebaik mungkin, pelajari indeks kerawanan dinamika melaksanakan antisipasi kerawanan bersama. Terapkan pilkada serentak dengan Physical Distancing, maksimalkan kampung tangguh semeru.

Pahami cara cara menangani Covid-19, sinergitas TNI/Polri, Pemerintah, pengawas penyelenggara pemilu nantinya bisa mewujudkan pilkada damai, dan jawa timur semakin sejahtera.

Sementara itu Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah, saat hadir dalam rapat koordinasi Operasi Mantap Praja Semeru 2020, dalam rangka Pilkada Serentak di Jawa Timur.

Pihaknya meminta kepada seluruh jajaran mulai dari Kodim dan Koramil, jika ada perbantuan harus mengetahui peta kerawanan dan memetakan kerawan di pilkada serentak di jatim. Dandim dan Kapolres harus koordinasi sehingga konflik yang terjadi disuatu daerah akan cepat terselesaikan.

“Saya minta kepada seluruh Dandim dan Danramil untuk selalu melakukan koordinasi dengan Kapolres saat Pilkada serentak di Jatim. Agar situasi dan kondisi pilkada bisa berjalan aman dan sejahtera,” ucap Pangdam V Brawijaya, saat diatas podium.

Lebih jauh Pangdam menjelaskan, TNI siap membantu pengamanan Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 mendatang. Jika diminta perbantuan oleh Polda Jatim maupun Polrestabes/ ta di Jatim. [uci/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar