Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Setelah Tangkap Pengedar Ekstasi Sedati Sidoarjo, Polrestabes Surabaya Tangkap Pembeli

Barang bukti narkoba

Surabaya (beritajatim.com) – SH alias Gendut (41) harus menerima kenyataan pahit mendekam di penjara setelah FM (39) yang merupakan atasannya ditangkap oleh pihak Satres Narkoba Polrestabes Surabaya.

FM yang tertangkap lebih dulu lalu mencokot Gendut dan langsung diamankan dari rumahnya di Dares Pedaleman, Sedati, Sidoarjo pada Rabu,(13/10/2021).

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Daniel Marunduri menjelaskan bahwa tersangka FM dan Gendut adalah satu jaringan. Penangkapan inipun hasil dari pengembangan dari FM yang terlebih dahulu ditangkap pada hari yang sama.

“Iya satu jaringan, Gendut dapat barangnya dari FM dan kami amankan terlebih dahulu FM lalu berkembang ke Gendut,” ujarnya saat dikonfirmasi beritajatim.com, Jumat, (22/10/2021).

Polisi yang mendapatkan pengakuan dari FM lantas menggerebek dan menggeledah rumah Gendut yang sehari – hari menjadi juragan kos. Dari penggeledahan tersebut, polisi menemukan 27 butir extacy warna hijau polos yang sudah dibungkus klip.

“Gendut ini beli dari FM dengan harga 275 ribu dan memang dijual kembali dengan harga 350 per butirnya. Jadi memang jaringan pengedar,” imbuhnya.

Saat ini polisi masih memburu bandar dari FM yang berinisial PC. Diketahui bahwa FM mendapatkan barang haram dari seorang yang bernama PC (DPO).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya Gendut dijerat dengan pasal Pasal 114 Ayat (2) Jo pasal 132 Ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati. (ang/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar