Hukum & Kriminal

Setelah Tabrak Mobil Polisi, Pelaku Melarikan Diri, Ditembak Tidak Kena

Pelaku dan petugas saat jalani gelar perkara kasus narkoba di Mapolrestabes Surabaya, Senin (15/3/2021).(Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – “Pelaku menabrak mobil polisi saat dihentikan di Jalan Tol Semarang. Mereka akhirnya lari dan kita tembak. Tapi beruntung gak ada yang kena dan lari meninggalkan 3 kg sabu beserta mobilnya,” jelas Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Heru Dwi Purnomo saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Senin (15/3/2021).

Begitukah yang disampaikan petugas saat berjuang mengamankan pelaku kurir narkoba. Seorang pelaku merupakan warga Malang yang mengambil narkoba di Kota Surabaya untuk dikirim ke Jakarta. Pelaku yang sempat lolos dari kerjaran polisi ini akhirnya tertangkap di rumahnya.

Kompol Heru Dwi juga menjelaskan, para pelaku ini diperkirakan sudah mengetahui jika diikuti petugas. Kurir sabu jaringan Lapas ini melakukan perlawanan dengan mencoba kabur. Bahkan semlat kejar-kejaran dan pelaku mencoba menabrakan mobil itu terjadi diruas Exit Tol Ungaran, Kabupaten Semarang.

Pelaku Sandra Setiawan (47) asal Lesses Desa Ngijo, Karangploso Kabupaten Malang ini akjirnya tak melawan saat disergap di rumah. “Saat ditangkap pelaku tak melawan. Kita akhirnya melakukan penggeledahan dan mengamankan barang bukti. Selanjutnya kita bawa ke Mapolrestabes untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” paparnya.

Lebih lanjut Heru memaparkan, saat diperiksa Sandra mengakui bahwa sudah 2 kali mengambil narkotika jenis sabu dan mendapatkan upah Rp. 300.000, dari seseorang berinisal YK yang diduga berada di salah satu lapas di Jawa Timur. Namun pernyataan tersebut dibantah petugas karena pelaku tahu yang dikirim adalah sabu. Maka secara logika sangat tidak mungkin jika hanya diberi upah kecil.

“Saya rasa gak mungkin karena mengirim narkoba sampai sewa mobil rental. Masak diberi upah kecil. Tapi kita masih gali dan kembangkan untuk mengetahui jaringan yang ada,” tandasnya.

Sementara itu atas perbuatannya, pelaku dengan total 8 kilo lebih sabu itu terancam hukuman kurungan penjara hingga seumur hidup/ hukuman mati sesuai dengan ketentuan Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) UU. RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [man/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar