Hukum & Kriminal

Setahun Denda Tilang Pelanggaran Lalin di Tuban Capai Rp 3,3 Miliar

Kepada Kejaksaan Negeri Tuban saat melakukan wawancara dengan sejumlah wartawan.

Tuban (beritajatim.com) – Dalam kurun waktu satu tahun, yakni di tahun 2019, jumlah denda tilang dari penindakan pelanggaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Tuban yang telah dibayar dan masuk dalam kas negara mencapai miliaran rupiah.

Selama tahun 2019 kemarin jumlah pelanggaran Lalu Lintas yang telah berhasil ditindak dengan dilakukan Tilang jumlahnya mencapai puluhan ribu pelanggaran. Jumlah tersebut sebagaian besar merupakan pelajaran Tilang dari pengendara sepeda motor dengan berbagai macam pelanggarannya.

Data yang dihimpun beritajatim.com, jumlah denda Tilang yang masuk pada kas negara sepanjang tahun 2019 kemarin sebesar Rp 3.376.239.000. Jumlah tersebut terhitung sejak bulan Januari sampai dengan Bulan Desember 2019 yang telah diambil oleh pemiliknya dan telah membayar denda.

“Untuk jumlah denda tilang selama tahun 2019 lalu Rp 3.376.239.000. Dari jumlah pelanggaran selama satu tahun sebanyak 32.598,” jelas Bambang Dwi Murcolono, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tuban, Rabu (8/1/2020).

Adapun untuk rincian jumlah denda Tilang yang telah dibayarkan oleh para pelanggar lalu lintas itu terbanyak ada pada bulan Februari. Yang mana jumlah pelanggaran sebanyak 3.830 Tilang dengan jumlah denda sebesar Rp 470.110.000 dengan biaya perkara Rp 3.830.0000.

“Jumlah denda yang paling sedikit pada bulan Desember. Dari jumlah pelanggaran sebanyak 907 dan denda Rp 108.293.000, biaya perkara Rp 907.000 jadi total PNBP bulan itu sebesar Rp. 109.200.000,” tambahnya.

Sementara itu, jumlah denda Tilang beserta dengan seluruh biaya perkara yang masuk dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) selama tahun 2019 itu totalnya sebesar Rp 3.408.837.000. Sedangkan untuk total tahun 2019 lalu masih banyak juga Tilangan yang telah disidangkan dan belum diambil oleh para pemiliknya serta belum dibayar dendanya. [mut/but]

 





Apa Reaksi Anda?

Komentar