Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Sepasang Kekasih Diamankan Polsek Trawas Gara-gara Servis Motor Tak Diambil

Foto: Ilustrasi Curanmor

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Unit Reskrim Polsek Trawas Polres Mojokerto mengamankan sepasang kekasih atau dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang masih anak-anak. Keduanya diamankan gara-gara servis sepeda motor curian tidak diambil.

Dua pelaku yakni RSN warga Kecamatan, Trawas, Kabupaten Mojokerto dan NK (19) warga Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Keduanya beserta barang bukti berupa sepeda motor curian diamankan ke Mapolsek Trawas guna penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Trawas, AKP Didit Setiawan mengatakan, penangkapan keduanya berawal dari laporan pemilik bengkel sepeda di Desa Kesiman, Kecamatan Trawas. “Tanggal 6 April 2022 lalu, kami mendapat laporan ada sepeda motor yang diservis tapi tidak diambil pemiliknya,” ungkapnya, Jumat (15/4/2022).

Dari hasil keterangan pemilik bengkel sepeda, ada dua orang yang memperbaiki sepeda motor jenis Yamaha namun ditinggal tidak diambil. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan diketahui yang memasukkan ke bengkel adalah pelaku RSN.

“Selanjutnya pelaku dilakukan penangkapan dan membenarkan jika ia telah melakukan pencurian sepeda motor bersama NK warga Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Tanggal 7 April 2022, NK berhasil diamankan di tempat kerjanya di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan,” katanya.

Sepeda motor tersebut merupakan milik Sholikin (53) warga Dusun Sukosari RT 003 RW 001, Desa Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Sepeda motor milik korban dicuri keduanya pada, Jumat (25/3/2022) sekira pukul 23.00 WIB di Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

“Akibat perbuatan keduanya, korban mengalami kerugian sebesar Rp3 juta. Dari hasil pengembangan, kedua pelaku pada bulan Maret 2022 juga mengambil sepeda motor jenis Honda 800 di Desa Seduri, Kecamatan Mojosari dan mencuri sepeda motor jenis Astrea Supra di Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto,” urainya.

Keduanya dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 3e dan 4e KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar