Hukum & Kriminal

Sepanjang 2020, Rutan Ponorogo Gagalkan Upaya 2 Penyelundupan Narkotika ke Napi

Ponorogo (beritajatim.com) – Kasus narkotika di bumi reyog pada tahun lalu ada peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Dari data satnarkoba Polres Ponorogo mencatat, ada 62 kasus kepemilikan barang haram jenis pil dobel L  di tahun 2020.

Sementara pada tahun 2019, satnarkoba Polres Ponorogo menangani hanya 32 kasus. Peredarannya pun juga merata ke semua lapisan masyarakat. Bahkan pelaku berani menyelundupkan barang-barang haram tersebut ke rumah tahanan (rutan) sekalipun.

“Pada tahun 2020 lalu, kami berhasil menggagalkan 2 upaya penyelundupan narkotika,” kata Kepala Rutan Kelas 2B Ponorogo Arya Galung, Sabtu (9/1/2020).

Yang pertama, terjadi pada bulan November, dua pelaku yakni SR dan DP mengaku ingin menyelundupkan pil dobel L. Untuk mengelabui petugas, pil koplo tersebut ditumbuk halus dan dimasukkan ke dalam botol sampo. Beruntung, upaya tersebut digagalkan petugas jaga saat itu.

“Pada saat barang bawaan pengunjung melewati penggeledahan, petugas merasa curiga ada barang yang tidak wajar. Ternyata dalam botol sampo ada bubuk putih yang diduga pil dobel L yang ditumbuk,” kata Arya.

Kemudian dalam kasus yang kedua, juga hampir sama modus yang digunakan. Dipenghujung tahun lalu itu, pelaku berisinial ASR dan BDR mengaku hendak mengirimkan barang kebutuhan sehari-hari. Saat diperiksa, petugas mendapati tingkah janggal dari kedua pelaku. Melihat hal tersbeut, petugas merasa curiga sehingga memeriksa dengan detil barang bawaan pelaku. Ketika diperiksa, petugas menemukan ada yang aneh dengan botol deodoran yang dibawa pelaku.

“Jadi saat digeledah petugas, para pelaku ini terlihat gelisah, membuat petugas curiga. Kecurigaan pun terbukti, petugas menemukan plastik kecil berisi serbuk putih yang diduga sabu di dalam botol deodoran,” katanya.

Dengan adanya 2 kasus penyelundupan yang digagalkan tersebut, Arya menyebut jika kedepannya, pihaknya akan lebih ketat dalam pemeriksaan. Selain itu juga selalu melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian khususnya satnarkoba Polres Ponorogo dalam pencegahan pengedaran narkoba.

“Untuk pemberantasan narkotika, ke depan kami akan selalu inten dalam berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” pungkasnya. (end/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar